Menpora Dito Terlibat dalam Rekonsiliasi di Tubuh PORDASI, Aryo Djojohadikusumo Ikhlas dan Triwatty Sepakat
![]() |
| Menpora Dito bersama Triwatty Marciano dan Aryo Djojohadikusumo. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
Rekonsiliasi di PORDASI itu difasilitasi oleh Menpora Dito di kantor Kemenpora, pada Kamis (4/7/2024), dengan menghadirkan Ketua Umum Pordasi terdahulu Triwatty Marciano dengan Ketua Umum Pordasi periode 2024-2028 Aryo Djojohadikusumo.
Seperti diberitakan sebelumnya, Aryo Djojohadikusumo terpilih menjadi Ketua Umum Pordasi periode 2024-2028 secara aklamasi melalui Musyawarah Nasional (Munas) ke-XIV tahun 2024 yang dihadiri 13 pengurus Pengprov di Goodrich Suites, Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, pada Jumat (31/5/2024) lalu.
Sejatinya, masa kepengurusan Pordasi sebelumnya berakhir sejak Januari 2024. Namun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat membuat keputusan memperpanjang masa jabatan kepengurusan induk cabang olahraga tersebut demi keberhasilan dan kesuksesan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Aceh-Sumut tahun 2024.
Dalam keterangannya, Aryo Djojohadikusumo mengatakan bahwa tujuan rekonsiliasi ini agar organisasi PORDASI tetap utuh dan satu, sehingga bisa fokus dalam persiapan PON 2024, kemudian pembinaan atlet dan kuda, serta menjalankan kegiatan berkuda seperti Kejurnas Seri-1 Indonesia Derby, Indonesian Grand Prix, serta event olahraga berkuda yang lain.
"Akhirnya telah tercapai kesepakatan rekonsiliasi bersama, dimana saya, sebagai penerima mandat dukungan dari mayoritas pemegang hak suara pengurus provinsi se-Indonesia, meminta semua unsur pengurus PORDASI untuk memberi kepercayaan dan mandat kepada ibu Triwatty Marciano untuk memimpin organisasi yang kita cintai ini sebagai Ketua Umum, sampai dengan selesainya penyelenggaraan PON 2024. Saya yakin dibawah kepemimpinan beliau PORDASI bisa menyukseskan nomor disiplin equestrian dan pacu di Medan dan Takengon bulan September 2024 ini," ucap Aryo.
Lebih lanjut, Aryo juga menyampaikan bahwa telah tercapai juga kesepakatan dimana para pengurus PORDASI baik Pusat maupun Provinsi yang diberhentikan posisinya secara sepihak dan yang diberhentikan dengan tidak hormat untuk dikembalikan ke posisi semula per tgl 29 Mei 2024.
"Prioritas dan passion serta isi hati saya adalah menyelenggarakan event berkuda kelas internasional. Sudah waktunya kita membuat pacuan kuda bertaraf internasional yang tidak kalah megahnya dibanding MotoGP dan Formula-E. Sudah waktunya kita buat pacuan kuda se-level Happy Valley, Meydan dan Royal Ascott. Sudah waktunya kita menyelenggarakan equestrian se-level Salon Hermes. Sudah waktunya kita buat berkuda memanah yang tidak kalah dengan di Mongolia maupun di Turkiye," pesan Aryo Djojohadikusumo dalam rekonsiliasi ini.
"Oleh karena itu saya bangga diberi kepercayaan penuh sebagai ketua penyelenggara untuk deliver acara pacuan termegah dalam sejarah Republik Indonesia. Saya terima kasih kepada semua pengurus pusat bahwa telah diberi kesempatan untuk mengkoordinir persiapan Kejurnas Seri-1 Indonesia Derby 2024 memimpin teman-teman dari Komisi Pacu Pengurus Pusat dan Pengurus Provinsi DIY dengan dibantu seluruh komunitas pacu se-Indonesia. Mari kita jadikan acara ini salah satu pentas olahraga terbesar dalam sejarah Indonesia!," tambah keponakan dari Presiden RI terpilih Prabowo Subianto itu.
Anak sulung dari Hashim Djojohadikusumo itu juga mengatakan rekonsiliasi di organisasi Pordasi ini juga menyepakati agar transformasi organisasi PORDASI diserahkan kepada dirinya yang akan menjalankan mandat dukungan mayoritas pengurus provinsi setelah purna tugas ibu Triwatty Marciano sebagai Ketua Umum.
"Saya ingin mengundang segenap komunitas kudawan di Indonesia untuk memberi masukan apa yang terbaik untuk mengembangkan olahraga berkuda di Indonesia. Dalam kesempatan yang akan datang akan saya paparkan roadmap untuk membuat olahraga berkuda di Indonesia menjadi kelas Internasional, baik pacu, equestrian, polo dan berkuda memanah," tuturnya.
"Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini saya mohon dukungan dari seluruh komunitas berkuda di Indonesia untuk memberi doa dan support agar saya sebagai ketua penyelenggara Kejurnas Seri-1 Indonesia Derby bisa memberi yang terbaik agar ibu Triwatty Marciano bisa membuka acara sebagai Ketua Umum Pordasi di Bantul, DIY tgl 28 Juli 2024. Mari kita beri support dalam doa dan pikiran agar bu Triwatty Marciano sebagai Ketua Umum bisa melaksanakan nomor disiplin berkuda didalam PON 2024 agar sukses besar dan para atlet dan kuda dapat dukungan penuh," pintanya.
Di sisi lain, Aryo juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi Ketua Umum PP PORDASI 2024-2028 secara keseluruhan setelah suksesnya penyelenggaraan PON 2024.
"Kepercayaan dari teman-teman pengurus provinsi akan saya emban dengan seluruh jiwa raga. Segala sumber daya yang bisa saya kerahkan akan saya gunakan untuk mengembangkan industri olahraga berkuda yang profesional, berkelanjutan dan membanggakan di kancah internasional. Mari kita bersatu, demi kuda-kuda kesayangan kita, demi para jockey dan rider, demi olahraga yang kita cintai ini, demi Indonesia Raya," pungkas Aryo. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Balai Kota, Binawidya |










