Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Film Dokumenter Ungkap Kisah Ketegaran Celine Dion

Film Dokumenter Ungkap Kisah Ketegaran Celine Dion
Celine Dion. (Instagram)
Selasa, 18 Juni 2024 19:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dalam dunia musik, nama Celine Dion sudah tidak asing lagi. Penyanyi legendaris ini tidak hanya dikenal karena suara emasnya, tetapi juga karena ketegaran dan semangat juangnya.

Baru-baru ini, Dion membuka lembaran baru dalam hidupnya melalui sebuah film dokumenter berjudul "I Am: Celine Dion" yang menceritakan perjalanan hidup dan perjuangannya melawan sindrom orang kaku (SPS), sebuah kelainan neurologis langka yang kini diidapnya.

Pada pemutaran perdana film ini di New York City, Celine Dion tidak hanya berbagi cerita tentang sakit yang ia derita, tetapi juga memberikan ucapan terima kasih yang tulus kepada semua orang yang telah mendukungnya. Dengan mata yang berkaca-kaca, Dion memperkenalkan film dokumenter tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada penggemar, keluarga, dan para profesional medis yang telah mendampinginya.

Di awal sambutannya, Dion menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dr. Amanda Piquet yang telah merawatnya, serta kepada Irene Taylor Brodsky, sang pembuat film dokumenter. "Ini adalah penonton terbesar yang pernah saya hadapi selama bertahun-tahun," ujarnya sambil tersenyum.

Dalam suasana yang penuh haru, Dion tidak lupa menyebutkan betapa berartinya dukungan dari anak-anaknya, René-Charles, Nelson, dan Eddy, yang selalu berada di sisinya setiap saat.

Film dokumenter "I Am: Celine Dion" tidak hanya menggambarkan perjalanan karier Dion yang gemilang, tetapi juga perjuangannya melawan penyakit yang dideritanya. Salah satu kisah yang paling mengharukan adalah ketika Dion menjelaskan tentang kondisinya menggunakan analogi sebuah apel.

Meski dirinya merasa tidak lagi "seindah apel," para penggemarnya tetap setia dan melihat kebenaran dalam dirinya. "Saya tidak percaya betapa beruntungnya saya memiliki teman-teman dalam hidup saya,” katanya sambil menyeka air mata.

Penampilan Dion malam itu sangat anggun dengan balutan serba putih, lengkap dengan ikat pinggang perak, gelang, dan anting-anting yang serasi. Dalam penampilannya yang elegan, Dion menutup pidatonya dengan ungkapan terima kasih yang dalam kepada para penggemarnya.

"Film ini adalah surat cinta saya untuk Anda masing-masing. Saya berharap dapat bertemu kalian lagi segera,” tutupnya sambil disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

"I Am: Celine Dion" dijadwalkan tayang perdana di Prime Video pada 25 Juni mendatang, dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang melalui kisah ketegaran dan semangat juang dari sang diva. (Yazid N). ***

wwwwww