Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Borneo FC Kecewa Gagal Ke Final, Akui Permainan Tak Sesuai Harapan

Borneo FC Kecewa Gagal Ke Final, Akui Permainan Tak Sesuai Harapan
Birneo FC Samarinda. (Dok.ligaindonesiabaru)
Senin, 20 Mei 2024 15:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BALIKPAPAN - Asa Borneo FC Samarinda untuk melaju ke babak final Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 harus terhenti. Bertekad membalikkan keadaan pada leg kedua, tim justru kembali mengalami kekalahan 2-3 dari Madura United FC yang berlangsung di Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (19/5/2024) malam.

Pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Sebab ia melihat tim kurang bermain bagus meskipun sejak awal bermain menekan dan berhasil unggul lebih dulu hingga babak pertama.

Kemudian di babak kedua Madura United sukses membalikan kedudukan usai Malik Risaldi brace mencetak dua gol pada menit 58 dan 67.

“Kami tentu saja sedih dengan hasil ini, pemain juga merasakan hal yang sama,” kata Pieter Huistra.

“Kami menekan, menciptakan peluang, lalu mencetak gol dan unggul pada babak pertama. Sayang pada babak kedua fisik pemain mulai menurun,” imbuh pelatih asal Belanda itu.

Kini dia mengajak pemain Borneo FC untuk kembali bangkit menyelesaikan dua laga home-away untuk memperebutkan posisi ke-3 melawan Bali United FC.

Karena menurutnya laga ini juga tidak kalah penting. Untuk itu pemain diharapkan kembali fokus melakukan persiapan.

“Saya belum tahu kondisi semua pemain tapi secara mental bisa dilihat tapi harus bangkit dan menatap ke depan baik perebutan posisi ke-3 dan musim depan,” ujar Pieter Huistra.

“kita masih punya 2 pertandingan. Kita harus angkat kepala dan persiapan, mudah-mudahan untuk laga selanjutnya lebih bagus," tandasnya. ***

wwwwww