Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
9 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja

Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja
Konser 'Anak Ni Raja'. (Ist)
Sabtu, 18 Mei 2024 22:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASI - Bekasi Convention Center di Mega City, Sabtu (18/5/2024), seakan berubah menjadi pusat gemerlap budaya dan musik tradisional. "Konser Anak Ni Raja 2024", sebuah acara yang digagas oleh Posan Tobing bersama musisi-musisi Batak lainnya, sukses memikat ribuan penonton dengan perpaduan harmonis antara musik tradisional dan modern.

Konser ini bukan sekadar pertunjukan musik biasa. Di tengah hiruk pikuk urbanisasi dan globalisasi, Konser Anak Ni Raja membawa misi penting, yakni melestarikan dan menghidupkan kembali bahasa serta budaya Batak yang mulai tergerus zaman, terutama di kalangan milenial.

Dengan tata panggung yang megah dan sound system berkekuatan 60 ribu Watt, konser ini menghadirkan pengalaman audio-visual yang spektakuler. Aransemen musik oleh Posan Tobing, yang memperkuat penampilan dengan unsur orchestra, menambah kesan mewah dan berkelas pada konser tersebut.

"Konser ini bertujuan untuk melestarikan Bahasa Batak agar generasi muda juga lebih tertarik lagi dalam karya seni lagu-lagu batak," ujar Posan Tobing kepada awak media dalam sesi jumpa pers.

“Kami ingin menunjukkan bahwa musik dan budaya Batak bisa dibawa ke panggung megah dan tetap relevan dengan sentuhan teknologi modern,” tambah Posan Tobing.

Nama-nama besar ikut memeriahkan konser ini, seperti Novita Dewi, Alex Hutajulu, Vicktor Hutabarat, Rani Simbolon, Ossen Hutasoit, Dorman Manik, Jun Munthe, dan Duo Naimarata. Semuanya tampil memukau dengan membawakan lagu-lagu Batak dalam aransemen yang segar dan dinamis.

Kehadiran mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bukti bahwa seni tradisional bisa beradaptasi dan berkembang tanpa kehilangan esensinya.

“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari konser ini. Tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk tujuan yang mulia, yakni melestarikan warisan budaya kita,” ujar Novita Dewi.

Dukungan dari berbagai sponsor seperti Vany Songket, Baba Parfum, dan Angker Bir, menunjukkan bahwa upaya melestarikan budaya tidak hanya datang dari para seniman, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat.

Konser Anak Ni Raja membuktikan bahwa dengan kreativitas dan kolaborasi, musik tradisional bisa diangkat ke level yang lebih tinggi, menjadikannya lebih menarik bagi generasi muda. Ini bukan hanya tentang nostalgia, tetapi juga tentang masa depan di mana budaya Batak tetap hidup dan dihargai. (Yazid N). ***

wwwwww