Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
23 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
9 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
6 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Iran Kembali Berharap Dukungan Suporter Indonesia Lawan Inggris

Iran Kembali Berharap Dukungan Suporter Indonesia Lawan Inggris
Timnas U 17Iran saat merayakan kemenangan atas Brasil. (Dok. LOC WCU17/BRY)
Selasa, 14 November 2023 11:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Timnas U 17 Iran mendapat dukungan dari suporter Indonesia saat membuat kejutan mengalahkan juara bertahan Timnas U 17 Brasil dengan skor 3-2 di Piala Dunia U-17 2023. Pelatih Timnas U 17 Iran Hossein Abdi berharap kembali di-support dari fans tuan rumah di laga kedua Grup C melawan Timnas U 17 Inggris yang dihelat di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Selasa 14 November 2023.

Hossein Abdi menuturkan merasa terhormat karena Iran bisa bertemu tim-tim juara di penyisihan grup. Tidak hanya di level yunior tetapi juga senior. Bila Brasil sudah lima kali menjadi juara sekaligus paling banyak memenang Piala Dunia, sedangkan Inggris sekali mengangkat trofi pada 1966.

Hossein Abdi mengaku bangga melawan dua negara yang memiliki latar belakang sebagai juara dunia. Namun, dia juga bertekad untuk mengulangi kejutan seperti saat mengalahkan Brasil pada laga sebelumnya.

"Ini adalah kehormatan bagi kami bisa melawan tim juara dunia. Setelah Brasil, kami bertemu Inggris. Saya senang kami punya kesempatan menantang mereka," kata Abdi.

"Filosofi saya adalah safety first dan setelah itu performa yang bagus. Ketika itu sudah dijalani, kami seharusnya bisa meraih hasil yang bagus. Jadi, kami akan berusaha semaksimal mungkin dan melakukan yang terbaik," ujarnya.

Lebih lanjut, Hossein Abdi berharap Iran kembali mendapat dukungan dari suporter Indonesia. Pada laga pertama melawan Brasil, Esmaeil Gholizadeh dkk yang di-support penonton mampu menciptakan comeback saat menumbangkan Brasil. Mereka tertinggal dua gol dari Selecao sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menang 3-2.

"Buat penonton Indonesia, saya ucapkan terima kasih banyak atas dukungannya. Merek datang ke stadion untuk mendukung kami. Tim dan bangsa kami berterima kasih atas itu," kata juru taktik 56 tahun.

"Terima kasih kepada saudara sesama muslim yang terus memberikan support kepada kami. Ini soal kemanusiaan bukan hanya muslim, tetapi semua orang menyukai tim kami. Kami ingin memberikan memori yang bagus bagi Indonesia, ke negara kami," ucap dia.

"Saya katakan kepada media di negara saya, bagaimana Indonesia memberikan pelayanan dan keramahan terbaik kepada para peserta, pemikiran yang cantik, dan semua dukungannya," tutur Abdi.

Laga Iran melawan Inggris menjdi krusial bagi kedua tim. Siapa pun yang menang bakal lolos ke 16 besar. Bila gagal, mereka tetap berpeluang lolos karena masih ada laga ketiga atau terakhir di penyisihan grup. ***

wwwwww