Sebut Atlet SOIna Miliki Talenta Khusus dan Semangat Juang Tinggi, Menpora Dito: Bisa Jadi Inspirasi
![]() |
| Menpora Dito Ariotedjo berfoto bersama Kontingen SOIna yang akan tampil di SOWSG 2023 Berlin. (Kemenpora) |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengukuhkan sekaligus melepas keberangkatan Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) yang akan berlaga di ajang Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023 Berlin di Auditorium Kemenpora, Sabtu (10/6/2023) sore.
Ajang SOWSG yang diikuti 190 negara ini bakal digelar di Berlin, Jerman, 17-25 Juni mendatang. Kontingen Merah Putih berkekuatan 35 personil yang meliputi 22 atlet serta 13 official.
Melalui eksistensi wakil Indonesia di ajang Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023 ini, menurut Menpora Dito menjadi bukti komitmen pemerintah dalam upayanya mendorong semua potensi olahraga yang dimiliki oleh Indonesia.
"Saya sempat mengunjungi pemusatan latihan para atlet SOIna di Semarang. Dan, saya melihat mereka memiliki talenta khusus, semangat juang yang sangat tinggi, Ini bisa menjadi inspirasi masyarakat Indonesia termasuk diri saya sendiri," ucap Menpora Dito kepada awak media usai melakukan pengukuhan yang didampingi Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta dan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono.
Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju asal partai Golkar itu pun menyebut bahwa melalui ajang ini para generasi muda yang memiliki talenta khusus tersebut bisa terus mengembangkan diri serta kepercayaan dirinya.
"Kemampuan yang ada pada dirinya merupakan sebuah hal yang positif dan berguna bagi bangsa dan negara," tutur Menpora yang murah senyum itu.
Menpora Dito pun mengatakan jika SOIna merupakan salah satu organisasi olahraga yang mendapat dukungan dari Kemenpora seperti organisasi lain dibawah NPC Indonesia.
"Melalui Kemenpora, ini komitmen kami sebagai pemerintah, sehingga ini akan terus kita kembangkan dan fokuskan. Intinya kita mendorong yang namanya kesetaraan dan juga inklusivitas dalam pengelolaan ekosistem olahraga di Indonesia ini," tutupnya. ***
| Kategori | : | Balai Kota, Gelanggang, Binawidya |







