Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
22 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Ketua Umum PSSI Usung Salam Baru 'Tradisi' di Acara Pelantikan

Ketua Umum PSSI Usung Salam Baru Tradisi di Acara Pelantikan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat memperkenalkan salam baru PSSI di acara pelantikan dan pengukuhan pengurus PSSI periode 2023-2027. (Foto: Humas Kemenpora)
Jum'at, 26 Mei 2023 21:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menjelaskan makna 'Tradisi' pada salam baru PSSI, usai pengukuhan dan pelantikan pengurus PSSI periode 2023-2027 yang dilakukan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman di Ballroom Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Jum'at (26/5/2023) sore.

Diawali dengan rasa percaya diri pada pelantikan PP PSSI kali ini, karena momentumnya yang didahului oleh euforia kemenangan Indonesia melawan Thailand di SEA Games Kamboja 2023 yang lalu. Masyarakat begitu antusias menyambut Garuda Muda yang mengukir prestasi medali emas dalam penantian 32 tahun lamanya.

"Justru kalau dilantik itu harus tepat waktu, sekarang sudah dapat medali (emas) terus dilantik bedalah rasanya, paling tidak sudah ada prestasi," kata Erick Thohir penuh percaya diri.

Selanjutnya Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju itu menjelaskan kini salam PSSI mengalami perubahan, dari yang sebelumnya dijawab 'Juara' sekarang jawabnya 'Tradisi'.

"Tetapi tentu apa yang disampaikan Pak Menpora, Ketua KOI, Ketua KONI Pusat, bagaimana sepak bola ini sesuatu cabor yang sangat-sangat mendarah daging untuk masyarakat Indonesia. Nah makanya tadi disampaikan salam olahraga 'Jaya', saya tambahkan lagi salam sepak bola 'Tradisi', dan itu memiliki makna tersendiri," ucapnya.

Makna 'Tradisi' bagi PSSI membawa transformasi PSSI saat ini salah satunya ingin merubah tradisi, diantaranya diawali dengan sebuah transparansi keuangan.

"Tradisi artinya apa, bahwa PSSI harus transparan dalam pengelolaan keuangannya," lanjutnya.

Selain keuangan, ada tentang iklim pertandingan, prestasi yang harus kian moroket, yang untuk menujunya perlu pembinaan penuh konsistensi, sejak usia dini, dan berkelanjutan.

"Tradisi juga menciptakan iklim pertandingan sepak bola yang bersih, tradisi juga punya prestasi, tradisi pembinaan yang menyeluruh dari bawah tentunya, dan tradisi-tradisi lainnya yang menjadi komitmen jangka panjang," tambahnya.

Terakhir dijelaskan bahwa tidak sekedar karena emas SEA Games, tetapi memang pengurus PSSI kali ini terus mendorong dan membangun pondasi sepak bola yang lebih baik bagi Indonesia.

"Jadi bukan saja karena euforia emas SEA Games ya, tapi justru bagaimana membangun fundamental sepak bola itu sendiri. Seperti pertandingan melawan Argentina pada hakekatnya adalah uji nyali, karena prestasi tidak akan terwujud tanpa mental yang kuat," tutupnya. ***

wwwwww