Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
13 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Parlemen

Arsul Sani: KIB Akan Bubar dengan Sendirinya Jika Beda Capres

Arsul Sani: KIB Akan Bubar dengan Sendirinya Jika Beda Capres
Wakil Ketua MPR/Anggota Komisi III DPR (PPP) Arsul Sani. Foto: mpr.go.id
Rabu, 24 Mei 2023 17:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP, Arsul Sani, buka suara soal nasib Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk bersama dengan PAN dan Golkar. Dia menyebut, apabila calon presiden (capres) dari masing-masing partai tersebut berbeda, maka otomatis KIB bubar.

"Jadi kalau kemudian masing-masing nanti ternyata putusan paslonnya berbeda-beda, ya enggak usah perlu ada pernyataan formal bubar pun dengan sendirinya koalisi itu akan berakhir," kata Arsul Sani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/5).

Namun demikian, Arsul menegaskan masih ada kemungkinan PAN dan Golkar melakukan komunikasi ke berbagai pihak, termasuk dengan PDIP. Komunikasi untuk penjajakan koalisi dengan partai lain. "Termasuk dengan katakanlah Pak Ganjar dan PDIP, ya nanti kita tunggu lah kita lihat," ucapnya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi III DPR RI itu menuturkan, saat ini PPP sudah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan PDIP untuk mengusung Ganjar.
"Nah Golkar dan PAN sedang dalam proses mengambil keputusan. Apakah keputusannya sama atau tidak sama? itu yang nanti akan menentukan status KIB," terang dia.

Saat ini posisi PPP tidak dalam mengajak PAN ataupun Golkar untuk bergabung mendukung Ganjar. "Saya kira yang paling penting sepanjang kemudian tidak eker-ekeran, tidak saling menjatuhkan, ya biar saja seperti yang ini itu berlangsung gembira," tandasnya.***

wwwwww