Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games 2023 Kamboja

Kekompakan Tim Jadi Kunci Sukses Terry Yudha Sumbang Emas Kelima Balap Sepeda

Kekompakan Tim Jadi Kunci Sukses Terry Yudha Sumbang Emas Kelima Balap Sepeda
Terry Yuda Kusuma dengan medali emas SEA Games 2023 Kamboja. (Foto: NOC Indonesia)
Kamis, 11 Mei 2023 18:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SIEM REAP - Pundi-pundi medali emas Kontingen Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja kembali datang dari cabang olahraga balap sepeda melalui Terry Yudha Kusuma. Terry berhasil menjadi yang terbaik dalam perlombaan nomor Criterium Putra di Kulen Mountains, Siem Reap, Kamboja, Kamis (11/5/2023) dengan mencatatkan waktu 1 jam 13,38 menit.

Pebalap 24 tahun itu bersaing ketat dengan atlet asal Malaysia Nur Amirull Fakhruddin Mazuki dalam perlombaan 30 lap dengan masing-masing lap berjarak 1,84 km tersebut. 

Tak ada selisih waktu antara keduanya. Namun, Terry berhasil memanfaatkan keunggulan di sprint dengan menyentuh garis finis pertama. Posisi ketiga ada pebalap sepeda Filipina Ronald Oranza dengan selisih satu detik.

Menurut Terry kemenangan kali ini tak lepas dari perjuangan semua anggota tim balap sepeda Indonesia yang saling mendukung satu sama lain. Termasuk dua pebalap yang turun bersama di nomor Criterium yakni Aiman Cahyadi dan Muhammad Andy Royan.

Selain itu juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang terus memberikan dukungan penuh untuk kemajuan balap sepeda.

"Kemenangan ini tak lepas dari kerja sama semua tim. Ini menjadi medali pertama saya di SEA Games. Hasil kerja keras saat berlatih. Saya berjuang bersama teman-teman lainnya, termasuk mas Aiman dan Royan yang mendukung penuh untuk saya. Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan target yang dinginginkan," kata Terry.

Pebalap yang lahir pada 14 Maret 1999 itu juga menambahkan bahwa datang ke SEA Games 2023 dengan persiapan matang. Sebelumnya dia mengikuti sejumlah evant internasional. Meskipun bukan di nomor road melain untuk track.

"Saya mengukuti sejumlah balapan sebelumnya. Seperti di UCI Track Nations Cup 2023 di Kairo dan Milton. Balapan di track turut membantu saya dalam menambah power. Jadi hasil ini tak lepas dari perjuangan da kerja keras sebelumnya," katanya menambahkan.

Sementara itu, Pelatih Timnas Balap Sepeda Indoensia Dadang Heries Poernomo mengatakan tambahan ini meningkatkan motivasi tim balap sepeda yang menyisakan dua keping emas yang akan diperebutkan, esok hari.

"Alhamdulillah hari ini kita mendapat satu emas lagi melalui nomor Criterium atas nama Terry Yudha. Kerja tim cukup bagus, semua intruksi dijalankan pebalap dengan baik. Terima kasih doa dan dukungannya," ucap Dadang.

Sementara itu pada nomor Criterium Putri, Indonesia belum mampu meraih medali dari tiga wakil yang turun yakni Magh Firotika Marenda yang finis di posisi keempat, Ayustina Delia Priatna di posisi kedelapan, dan Dewika Mulya Sova yang gagal finis.

Medali emas menjadi milik pebalap sepeda asal Thailand Jutatip Maneephan yang finis dengan catatan waktu 55,19 menit. Lalu perak menjadi milik wakil Vietnam Nguyen Thi That dengan catatan waktu yang sama. Pun demikian dengan perunggu yang menjadi milik Nur Aisyah Mohamad Zubir asal Malaysia.

Tim balap sepeda Indonesia secara keseluruhan telah mengoleksi 5 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Sebelumnya atlet yang turun disiplin MTB juga mendominasi perlombaan. Emas diraih melalui Feri Yudoyono di Cross Country Olympic (XCO) Putra. Pada nomor tersebut Zaenal Fanani juga menyumbang perak.

Kemudian, Sayu Bella Sukma Dewi berhasil meraih emas di nomor XCO Putri. Kemenangan Sayu Bella sekaligus mengakhiri paceklik emas pada nomor XCO Putri setelah kali terakhir pada SEA Games 2013 di Myanmar melalui Kusmawati Yazid. 

Lalu Dara Latifah yang turun di nomor Cross Country Eliminator (XCE) Putri juga berhasil mendulang emas. Pada XCE Putra Ihza Muhammad meraih medali perunggu.

Emas lainnya datang dari nomor Mixed Cross Country Relay yang menurunkan komposisi, Dara Latifah, Sayu Bella Sukma Dewi, Zaenal Fanani, dan Feri Yudoyono. ***

wwwwww