Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
7 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games 2023 Kamboja

Strategi Jitu Dharma Raj Mengubur Impian Malaysia

Strategi Jitu Dharma Raj Mengubur Impian Malaysia
Pelawtih Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia, Muhammad Dharma Raj. (Foto: Gonews,co)
Minggu, 07 Mei 2023 23:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PNOM PENH - Pelatih Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia, Muhammad Dharma Raj mengaku sempat tegang saat Prima Rinaldi dan kawan-kawan tertinggal 0-3 saat berhadapan dengan Malaysia pada pertandingan babak final cabang olahraga Hoki SEA Games 2023 Kamboja yang berlangsung di Dinosaur Hall Pnom Penh, Kamboja, Minggu (7/5/2023).

Di laga kuartal keempat dimana waktu tersisa 5 menit dan 30 detik, Dharma Raj langsung mengatur strategi dengan melibatkan kiper Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia membantu untuk meningkatkan serangan.

Hasilnya, strategi jitu itu membuahkan hasil dengan lahirnya 3 gol sekaligus menyamakan kedudukan dalam waktu yang sangat pendek. Kemudian, Timnas Hoki Indoor Indonesia mengubur impian Malaysia melalui adu penalti dengan skor 2-1 sekaligus memastikan medali emas untuk disumbangkan bagi Kontingen Indonesia.

"Menerapkan strategi dengan melibatkan kiper membantu meningkatkan serangan ke pertahanan Malaysia itu memang resikonya besar karena bisa mengalami kekalahan besar. Tetapi, saya tidak punya pilihan lain dalam upaya mengejar ketertinggalan. Hasilnya, saya pun puas dimana kerja sama anak-anak dalam membangun serangan secara sporadis membuahkan hasil 3 gol," jelasnya.

Ketika disinggung dengan kegagalan Timnas Hoki Indoor Putri Indonesia memenuhi target meraih emas dan hanya meraih perunggu di Kamboja, Dharma Raj mengatakan, Timnas Putri Indonesia yang dikalahkan Malaysia di babak semifinal dengan skor 3-2 itu masih kurang pengalaman bertanding.

"Mereka masih kurang pengalaman bertanding. Jadi, mereka tidak bisa dengan cepat mengantisipasi tekanan lawan. Ke depan, saya yakin mereka akan jauh lebih baik. Yang pasti, mereka sudah menujukkan perkembangan prestasi mengembirakan," tegasnya. ***

wwwwww