Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
13 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
20 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Parlemen

Tinggal Duduk Bersama, PDIP Klaim Sudah Ada Titik Temu dengan Koalisi Gemuk

Tinggal Duduk Bersama, PDIP Klaim Sudah Ada Titik Temu dengan Koalisi Gemuk
Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah. (Foto: Istimewa)
Selasa, 04 April 2023 20:29 WIB

JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan, PDIP sudah punya titik temu dengan koalisi besar partai pendukung pemerintah di 2024. Titik temu itu adalah sama-sama ingin melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Kita ingin melanjutkan apa yang sudah dicapai presiden Jokowi. Kalau punya kesamaan, estafet program itu dilanjutkan, titiknya sudah ketemu," ujar Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2023).

PDIP perlu duduk bersama lebih dahulu dengan partai-partai tersebut. Membahas lebih detail visi dan misi koalisi ke depan. "Kita duduk bersama, tantangannya apa saja ke depan? Kalau tantangannya kita tahu, maka kebijakan apa yang mau kita buat ke depan pasca bapak presiden," ujar Said.

Saat ini PDIP masih melakukan komunikasi intensif dengan elite partai. Melalui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Belum ada kesepakatan apapun dengan koalisi besar.

"Kami belum sejauh itu. Kami masih berkomunikasi intensif di antara para elite tentu, yang ditugasin dalam hal ini mbak Puan, ada pak sekjen juga untuk saling menjajaki. Yang pertama, marilah kita dudukkan ini soal kepentingan bangsa, tidak pada orang dulu," ujar Said.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan mendukung wacana pembentukan koalisi besar, yang belakangan mencuat antara Koalisi Indonesia Bersatu dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

"Saya nonton di TV pernyataan dari presiden, jadi, yang terbaik untuk bangsa dan negara yang terbaik untuk rakyat , tentu PDIP pasti akan mendukung hal tersebut," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (4/4/2023).

Menurut Puan Maharani, PDIP setuju dengan wacana koalisi gemuk, dengan catatan harus memiliki kesamaan visi-misi. "Bisa dilakukan jika kemudian visi dan misi atau kemudian cita-cita dari semua nya itu bersepakat untuk sama-sama bisa melakukannya, jadi ya setuju kalau memang itu dilakukan dengan cita-cita dan visi-misi yang sama untuk Indonesia," kata Puan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww