Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
21 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
18 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
7 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Presiden Jokowi Utus Ketum PSSI Bertemu Tim FIFA

Presiden Jokowi Utus Ketum PSSI Bertemu Tim FIFA
Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)
Selasa, 28 Maret 2023 22:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20, termasuk keikutsertaan timnas Israel. Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi melalui live straeming youtube Sekretariat Presiden, Selasa (28/3/2023) malam.

Pada pernyataanya, Jokowi menyampaikan prinsip Indonesia dalam memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan bangsa Paslestina sesuai dengan konstitusi.

"Pertama ini prinsip, prinsip negara kita Indonesia yang selalu konsisten dan teguh dalam memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina, dan mendukung penyelesaian dalam mencari solusi negara Israel dan negara Palestina merdeka," kata Jokowi.

"Ini sesuai dengan konstitusi, menolak penjajahan dalam bentuk apapun, dan ini selalu kita sampaikan dalam forum-forum bilateral, dan multilateral maupun forum internasional lainya," tambahnya.

Presiden juga menyampaikan bagaiman proses Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. "Dan kesempatan ini juga, saya menyampaikan Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 melalui proses bidding dan seleksi panjang. dan pada proses akhir ada tiga negara kandidat yakni, Brasil, Indonesia dan Peru. Saat itu semua pihak berjuang dan bekerja keras bersama-sama agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20," ujar Jokowi.

"Dan akhirnya bulan Oktober 2019, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA. Ini merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia karena mendapat kepercayaan penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Penyelenggaraan olahraga paling banyak penggemarnya di seluruh dunia," tegasnya.

"Saat ditunjuk sebagai tuan rumah, kita belum mengetahui siapa yang akan menjadi tim peserta karena masih proses pra kualifikasi dan kepastian timnas Israel lolos Piala Dunia U-20 baru kita ketahui pada bulan Juli tahun 2022. Saya menjamin keikutsertaan Israel tidak ada kaitanya dengan konsistensi posisi politik luar negeri kita terhadap Palestina. Karena dukungan kita pada Palestina selalu kokoh dan kuat," ujar Jokowi.

Dalam pernyataan tersebut, Presiden juga meminta jangan mencampuradukan urusan olahraga dan politik. "Dan dalam urusan Piala Dunia U-20 ini, kita sependapat dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia bahwa, FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya. Jadi, jangan mencampur adukan urusan olahraga dan politik," pintanya.

Presiden juga menyampaikan saat ini FIFA juga mengetahui adanya penolakan-penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel di Piala Dunia U-20. "Tapi kita, baik pemerintah ataupun PSSI, masih terus berusaha agar ada solusi terbaik. Untuk itu, saya mengutus Ketua Umum PSSI (Erick Thohir) untuk bertemu dengan tim FIFA untuk mencari penyelesaian yang terbaik, mencari solusi yang terbaik," kata Presiden. ***

wwwwww