Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
16 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
14 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
16 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
20 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Parlemen

Prabowo Masih Galau, PKB Berpotensi Gabung Koalisi Perubahan

Prabowo Masih Galau, PKB Berpotensi Gabung Koalisi Perubahan
Prabowo dan Cak Imin saat mendaftarkan partainya ke KPU. (Foto: Istimewa)
Selasa, 27 Desember 2022 18:33 WIB

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berpotensi gabung dengan Koalisi Perubahan yang diisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS, pada Pemilu 2024. Penyebabnya tak lain karena kegalauan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang masih saja melirik tokoh lain.

Meskipun Koalisi Perubahan sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen, namun PKB masih punya bargaining sebagai parpol Islam terbesar di Indonesia yang bisa menambah kekuatan koalisi.

Begitu kata founder Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, Selasa (27/12/2022).

"Ini Prabowo tampaknya masih galau, mau Cak Imin atau tidak, jadi enggak diumum-umumin. Mungkin pinginnya dia (Prabowo), Ganjar kali. Jadi mestinya harus segera di-grab tuh (Cak Imin) sama Prabowo atau bisa saja PKB join Koalisi Perubahan," kata Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio.

Terlebih, lanjut Hensat, bakal calon Presiden (Bacapres) Partai Nasdem yang juga dikehendaki Koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan, dalam berbagai survei nasional trennya menunjukkan kenaikan simultan ketimbang tokoh lain.

"Berbagai hasil survei menunjukkan tren Anies walaupun trennya masih kadang-kadang 2, kadang-kadang 3, itu trennya meningkat. Sementara kan Prabowo konsisten turun. Ganjar ini sudah pada titik tick point mungkin akan melandai turun," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww