Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
14 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
12 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
11 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
14 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
18 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Cendekia

Anak Bacok Bapak Pakai Parang Gegara Marah Dibangunkan untuk Salat Tahajud

Anak Bacok Bapak Pakai Parang Gegara Marah Dibangunkan untuk Salat Tahajud
Ilustrasi garis polisi. (Foto: Istimewa)
Selasa, 27 Desember 2022 10:11 WIB
JAKARTA - Marah saat dibangunkan untuk salat tahajud, seorang pria di Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri tega membacok ayah kandungnya sendiri, Minggu dinihari (25/12) pukul 02.30 WIB.

Kini tersangka pembacokan yakni Awin Julianto (32) diamankan polisi saat mengantarkan ayahnya Heri Santoso (72) ke rumah sakit RS Aura Syifa.

"Jadi awalnya ini kita dikabari oleh salah seorang perawat di RS Aura Syifa, ada dua orang datang, salah satunya korban ini berlumuran darah. Saat ditanya korban mengaku dibacok anaknya yang mengantar ke rumah sakit itu," Kata Kapolsek Pagu, AKP Agus Sudarjanto, Senin (26/12)

Setelah mendapat laporan polisi langsung datang dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan di Polsek Pagu.

Di hadapan polisi, pelaku mengaku tega membacok ayahnya karena kesal saat dibangunkan untuk salat tahajud sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku kemudian langsung membacok korban dengan parang hingga lima kali. Korban menderita luka pada leher atas belakang dan kepala, kaki kiri bagian belakang serta tangan.

"Korban ini sempat melawan, jadi menangkis sabetan pelaku," tambah Agus.

Melihat ayahnya berlumuran darah pelaku langsung membawa korban ke rumah sakit. Saat ini pelaku masih diperiksa di Polsek Pagu. Pelaku terancam pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww