Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
7 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Parlemen

Ganjar Pranowo Layak jadi Pemimpin Bangsa Kalau Keluar dari 'Ketiak' Jokowi dan PDIP

Ganjar Pranowo Layak jadi Pemimpin Bangsa Kalau Keluar dari Ketiak Jokowi dan PDIP
Ilustrasi Ganjar Pranowo, Jokowi dan Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri. (Foto: Istimewa)
Minggu, 18 Desember 2022 19:34 WIB

JAKARTA - Pintu bagi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan dianggap sudah tertutup, sehingga disarankan untuk Gubernur Jawa Tengah itu untuk keluar dari PDIP dan berlabuh ke partai politik (parpol) lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi pernyataan tegas dari politisi senior PDIP, Bambang Kayun yang meminta agar kader PDIP tidak mendukung Ganjar. "Kalau berani Ganjar mundur saja dari partai," ujar Muslim, Minggu (18/12/2022).

Karena menurut Muslim, seorang pemimpin yang punya keberanian untuk maju sebagai pemimpin bangsa, harus berani ambil sikap, yakni tetap bertahan untuk tunduk kepada keputusan partai, atau mundur dari partai.

Kata Muslim, sebagai seorang calon pemimpin bangsa, Ganjar tidak bisa berada di bawah 'ketiak' Jokowi terus. Ia pun mencotohkan sikap SBY saat dianggap Jenderal anak kecil waktu itu.

Dalam kondisi dianggap jenderal anak kecil, SBY tetap berani dan mau tampil sebagai capres. Dan akhirnya menang kalahkan Megawati. Bahkan dua periode lagi SBY dapat kalahkan Megawati. "Jadi Ganjar harus punya keberanian itu. Kalau tidak berani. Ya publik anggap Ganjar tidak berani keluar dari ketiak Jokowi. Apa mau?" pungkas Muslim.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww