Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Binawidya

Beringas, Pelaku Tawuran di Padang Serang Polisi Pakai Senjata Tajam

Beringas, Pelaku Tawuran di Padang Serang Polisi Pakai Senjata Tajam
Polresta Padang mengamankan belasan pelaku tawuran pada Minggu (18/12) pagi. (ANTARA/FathulAbdi)
Minggu, 18 Desember 2022 18:47 WIB

JAKARTA - Anggota Polresta Padang, Sumatera Barat (Sumbar), nyaris dibacok oleh pelaku tawuran yang menyerangnya saat berupaya membubarkan aksi tersebut di kawasan Seberang Padang, Padang Selatan, Minggu (18/2/2022) dini hari.

"Rombongan pelaku tawuran yang membawa senjata tajam kami cegat di Jembatan Seberang Padang, saat hendak diamankan satu unit sepeda motor melaju ke arah petugas," kata Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti AKP Joko Sutriyanto.

Ia mengatakan, sepeda motor jenis matik tersebut dikendarai oleh tiga remaja kemudian salah satunya melayangkan senjata tajam ke arah personel Satuan Samapta Polresta Padang yang datang mengendarai sepeda motor.

Beruntung, anggota yang menjadi sasaran pelaku tawuran itu bisa menghindari serangan dengan cekatan, lalu personel lain membantu untuk mengamankan. Satu dari tiga pelaku yang nekat menyerang petugas itu berinisial RR (17) berhasil diamankan di lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya melarikan diri. "Pelaku RR dan belasan remaja lain yang terjaring langsung dibawa ke Kantor Polresta Padang guna diproses lebih lanjut," jelas Joko.

Menurutnya, para pelaku tawuran akan dibina dan membuat perjanjian. Sementara untuk RR akan diproses secara pidana karena dugaan kepemilikan senjata tajam dan tindakannya menyerang petugas.

Tidak berhenti sampai mengamankan RR, Unit Tindak Pidana Kejahatan dan Kekerasan Satreskrim Polresta Padang sebagai unit yang menangani perkara menelusuri identitas dua remaja lain yang berboncengan dengan RR.

Setelah mengantongi identitas, tim akhirnya mengamankan pelaku lain berinisial B (19) sekitar pukul 07.00 WIB. Baik RR maupun B diketahui sama-sama beralamat di kawasan Jalan Gadung, Kecamatan Lubuk Begalung.

Pada bagian lain dalam kegiatan yang digelar sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi itu, Polresta Padang menjaring 18 belas remaja yang diduga kuat hendak tawuran. Polisi juga mengamankan tujuh bilah senjata tajam jenis klewang dan parang dari lokasi, serta sejumlah sepeda motor.

Ia menegaskan Polresta Padang akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Padang, terutama dalam hal menjaga rasa aman dan ketentraman. "Setiap malam Minggu kerap terjadi balap liar dan tawuran yang membuat resah masyarakat, kami dari Polresta Padang senantiasa menindak lanjuti keluhan tersebut dengan maksimal," katanya.

Polresta Padang juga tidak bosan untuk mengingatkan para orang tua agar mengawasi ketat mengawasi aktivitas anak masing-masing, terutama saat malam hari. "Jika memang tidak ada keperluan yang mendesak sebaiknya tidak diizinkan keluar rumah, jangan sampai terjadi hal yang merugikan dulu baru menyesal," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Binawidya
wwwwww