Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
18 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
15 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
17 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
21 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022

Fajar/Rian Tiba di Final Super 750 Pertama

Fajar/Rian Tiba di Final Super 750 Pertama
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Humas PP PBSI)
Sabtu, 02 Juli 2022 20:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Pasangan ganda putra tim Merah-Putih, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tiba di final pertama turnamen level BWF World Tour Super 750. Tepatnya di ajang Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022.

Fajar/Rian ke final usai mengandaskan pasangan tuan rumah, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dua gim langsung 21-14, 21-12. Dalam laga semi final yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (2/7) malam, Goh/Izzuddin terlihat tidak bisa keluar dari tekanan.

Mereka banyak sekali melakukan kesalahan sendiri sehingga membuat Fajar/Rian yang unggul dalam rekor pertemuan 5-1 cukup nyaman bermain.

Dikatakan Fajar/Rian, kunci kemenangan terletak pada mengendalikan permainan depan.

"Alhamdulillah bersyukur karena ini pertandingan tidak mudah melawan tuan rumah dengan dukungan penonton yang begitu banyak. Walau rekor pertemuan kami menang, kalau sudah di lapangan saya rasa tidak ada pengaruhnya, seperti 0-0 lagi," tutur Fajar.

"Hari ini kami berusaha mengendalikan permainan depan karena kalau sudah pegang bola depannya, akan sangat enak untuk menyerang. Di gim pertama dan kedua, terlihat sekali lawan tidak bisa keluar dari tekanan," lanjutnya.

Sudah tiba di partai final, Fajar/Rian mengaku belum puas. Mereka membidik gelar juara untuk menambah koleksi gelar BWF World Tour mereka tahun 2022 ini.

Sebelumnya, Fajar/Rian sudah juara di level Super 300 (Swiss Open) dan Super 500 (Daihatsu Indonesia Masters).

"Rasanya senang dan bersyukur, tapi belum cukup sampai di sini, masih ada partai besok, partai final. Kami tetap mau menampilkan yang terbaik untuk Indonesia," aku Fajar.

"Besok kami akan menyiapkan fisik dan mental, full recovery yang utama. Turnamen kan sudah beruntun terus, stamina dan fokus pasti terkuras. Jadi harus lebih disiapkan lagi," kata Rian.

Pasangan nomor tujuh dunia itu masih menunggu lawan, pemenang antara Aaron Chia/Soh Woi Yik (Malaysia) dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). ***

wwwwww