Menteri Sandi Undang Jumhur ke Ruangan
![]() |
| Menteri Parekpraf Sandiaga Uno dalam kesempatan bersama Ketum FSPSI Jumhur Hidayat di Bali, Selasa, 12 Juni 2022. (foto: ist./fspsi for gosumbarcom) |
"Setelah ini saya berharap Pak Jumhur Hidayat bisa berdiskusi di lantai 16 Kantor Kementerian Parisiwata dan Ekonomi Kreatif. Jangan lagi orasi di Patung Kuda. Saya sering melihat dari jendela Pak Jumhur berdemonstrasi di Patung Kuda, Jakarta," kata Sandiaga sebagaimana dikutip GoSumbar.com.
Baca Juga: Petinggi KAMI Jumhur Hidayat, Baru Dua Hari Pulang Operasi Empedu lalu Ditangkap
Baca Juga: 7 Tahun Vakum, Jumhur Siap Bangkitkan KSPSI Demi Kesejahteraan Pekerja
Sandiaga menegaskan bahwa saat ini ada 34 juta pekerja parisiwata yang terdampak pandemi. Sandiaga mengajak FSP Parekraf bekerja sama mencari solusi yang terbaik.
"Federasi harus merangkul elemen ekonomi dan industri kreatif untuk bangkit dari cobaan. Kita harus bertindak cepat mengatasi persoalan ini," tegasnya.
Baca Juga: Kemnaker: Sanksi Menanti Pengusaha Jika Tak Bayar THR Pekerja
Baca Juga: Dimediasi Kemenaker, Ini Kesepakatan Manajemen PT Semen Padang dengan Serikat Pekerja
Sandiaga menegaskan industri pariwisata harus segera pulih dan segera mendapatkan pemasukan. Ia mencontohkan, Pesta Kesenian Bali yang menggeliat pasca 2 tahun dihajar pandemi.
"Pandemi sedang menuju endemi. Kita tahu harga-harga bahan pokok naik tinggi," katanya.
Baca Juga: Menaker: Sesuai Arahan Presiden JHT Harus Bisa Dimanfaatkan Pekerja Terdampak Pandemi
Baca Juga: Gandeng BNI, BP2MI Merdekakan Pekerja Migran dari Rentenir
Namun demikian, kami memahami itu semua karena dampak pandemi dan perubahan geopolitik.
"Bila dibandingkan dengan negara lain, kita masih cukup baik. Harga BBM dan harga pangan cukup tinggi, namun inflasi masih 4 persen," tegasnya.
Baca Juga: Akibat PPKM Darurat, Ribuan Pekerja Hotel dan Restoran di Kota Malang Dirumahkan
Baca Juga: TKA China di Konawe Tewas Dibunuh Pekerja Lokal yang Dendam karena Dipecat
Sandiaga mengajak FSP Parekraf memotivasi masyarakat dengan Tri-G, yakni Gercep, Geber, dan Gaspol.
Di tengah tingginya permintaan hunian hotel, Sandiaga menyarankan agar masyarakat Pariwisata menciptakan peluang peluang baru.
Baca Juga: 20 TKA China yang Datang Ternyata Masih Uji Coba, Belum Jadi Pekerja
Baca Juga: Wahyu Buka Dua Pekerjaan Rumah Timnas Basket Indonesia
Namun demikian Sandi mengingatkan untuk tetap menggunakan energi bersih, berimbang antara kebutuhan pangan dan energi serta mengajak peran serta KSP Parekraf sebagai mitra yang saling menguntungkan.
"Kami yakin Indonesia mampu melewati tantangan ini. Kita perlu mengadakan diskusi terbuka, menerima masukan dan merajut kebersamaan dengan sesama, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan penghasilan, dan melakukan perlindungan pekerja.
Baca Juga: 5 Warga Tewas Ditembak, OPM Peringatkan Pekerja Indonesia Tinggalkan Papua
Baca Juga: Ultimatum Pekerja Indonesia OPM: Segera Tinggalkan Papua
Sementara Ketua Umum FSP Parekraf KSPSI Jumhur Hidayat bahwa Ia ingin mengabarkan kepada dunia bahwa pariwisata Indonesia sedang bangkit dengan cepat untuk menyambut dunia baru secara profesional untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.
"Masa depan pendapatan untuk Indonesia adalah dari pariwisata dan ini adalah gifted atau pemberian dari Yang Maha Kuasa. Keterlaluan kalau kita tidak menyambut ini dengan mempersiapkan diri dengan baik," demikian Jumhur dalam sambutannya.
Baca Juga: Pulang ke Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Dijemput Kepala BP2MI
Baca Juga: Perlu Diplomasi Khusus Agar Pekerja Migran Indonesia Mendapatkan Haknya
Sebagai upaya phisical distancing dan sesuai dengan instruksi pemerintah (PPKM) dan implementasi dan penerapan Teknologi digital, Munas ini dilaksanakan secara hibrida (combine on line dan offline) 14 PD, 33 PC, 18 PUK. Sedangkan yang mengikuti secara on line ada 3 PD, 5 PC, serta 42 PUK secara off line dengan mengacu pada standard prokes.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Pasar & Niaga |











