Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
9 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
16 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Kemendagri: Pemekaran Papua Percepat Peningkatan Kesejahteraan OAP

Kemendagri: Pemekaran Papua Percepat Peningkatan Kesejahteraan OAP
Mendagri Muhammad Tito (kanan) dalam rapat di Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022. (foto: ist. puspen kemendagri)
Selasa, 21 Juni 2022 18:44 WIB

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito dalam rapat kerja di Senayan, Jakarta, Selasa (21/6/2022) menyatakan, Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua merupakan upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

"Kita semua ingin agar kesejahteraan rakyat Papua, terutama Orang Asli Papua (OAP) akan meningkat dengan cepat juga dengan adanya pemekaran ini," ujar Tito sebagaimana dikutip GoSumbar.com.

Baca Juga: Soal Dana Penanganan PMK, PKB: Intensifkan Sosialisasi Edaran Mendagri

Baca Juga: Kemendagri Minta Pemda Verifikasi Penerima Bantuan STB

Pemerintah berpandangan, pemekaran menjadi 3 provinsi dapat memperpendek birokrasi sehingga mempercepat berbagai urusan yang muaranya adalah percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di Papua.

Pemekaran wilayah juga bukan hal baru di Papua. Tito menuturkan, sejak dimekarkan dan berdirinya Provinsi Papua Barat, berbagai capaian positif pembangunan semakin terlihat jelas. Bahkan, beberapa daerah yang sebelumnya tertutup dan cenderung terisolasi menjadi semakin terbuka sejak dimekarkan.

Baca Juga: Kemendagri Serahkan Rp6,3 Miliar Jatah PPP

Baca Juga: Kemendagri minta Pemda Perkuat Pengelolaan Keuangan

"Papua juga dimekarkan dengan adanya provinsi baru, Papua Barat, dan kita melihat hasil yang positif. Kita melihat pembangunan ditandai dengan IPM yang menaik, daerah-daerah yang tadinya terisolasi, semua menjadi terbuka, menjadi terjadi percepatan, Pegunungan Arfak yang dekat Manokrawi, daerah terisolir yang sekarang terbuka," kata Tito.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Balai Kota, Parlemen, Kampus
wwwwww