Kemendagri: Pemekaran Papua Percepat Peningkatan Kesejahteraan OAP
![]() |
| Mendagri Muhammad Tito (kanan) dalam rapat di Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022. (foto: ist. puspen kemendagri) |
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito dalam rapat kerja di Senayan, Jakarta, Selasa (21/6/2022) menyatakan, Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua merupakan upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
"Kita semua ingin agar kesejahteraan rakyat Papua, terutama Orang Asli Papua (OAP) akan meningkat dengan cepat juga dengan adanya pemekaran ini," ujar Tito sebagaimana dikutip GoSumbar.com.
Baca Juga: Soal Dana Penanganan PMK, PKB: Intensifkan Sosialisasi Edaran Mendagri
Baca Juga: Kemendagri Minta Pemda Verifikasi Penerima Bantuan STB
Pemerintah berpandangan, pemekaran menjadi 3 provinsi dapat memperpendek birokrasi sehingga mempercepat berbagai urusan yang muaranya adalah percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di Papua.
Pemekaran wilayah juga bukan hal baru di Papua. Tito menuturkan, sejak dimekarkan dan berdirinya Provinsi Papua Barat, berbagai capaian positif pembangunan semakin terlihat jelas. Bahkan, beberapa daerah yang sebelumnya tertutup dan cenderung terisolasi menjadi semakin terbuka sejak dimekarkan.
Baca Juga: Kemendagri Serahkan Rp6,3 Miliar Jatah PPP
Baca Juga: Kemendagri minta Pemda Perkuat Pengelolaan Keuangan
"Papua juga dimekarkan dengan adanya provinsi baru, Papua Barat, dan kita melihat hasil yang positif. Kita melihat pembangunan ditandai dengan IPM yang menaik, daerah-daerah yang tadinya terisolasi, semua menjadi terbuka, menjadi terjadi percepatan, Pegunungan Arfak yang dekat Manokrawi, daerah terisolir yang sekarang terbuka," kata Tito.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Balai Kota, Parlemen, Kampus |











