Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
13 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2022

Kejutan, Juara All England Terhenti di Babak Awal

Kejutan, Juara All England Terhenti di Babak Awal
Pasangan ganda putra juara All England 2022, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: PP PBSI)
Selasa, 07 Juni 2022 21:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kejutan terjadi di partai perdana Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2022. Langkah Pasangan ganda putra juara All England 2022, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri terhenti di babak awal.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2022) malam, Bagas/Fikri kalah rubber game dari rekan bekas penghuni Pelatnas Cipayung, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dengan skor 21-19, 12-21, 16-21.

Selepas pertandingan, pasangan peringkat 20 dunia itu mengaku bermain kurang fokus sehingga pada gim penentuan kehilangan momentum. Dampaknya, mereka harus mengubur asa maju ke babak selanjutnya.

Bagas sendiri mengakui hal tersebut menjadi bumerang, sehingga Sabar/Reza bisa mengembangkan permainan terbaiknya dan memenangkan laga.

"Pada laga ini, lawan bermain lebih baik dari kami. Pertandingan ini kami banyak hilang fokus dan sehingga mendapat tekanan dari lawan," ungkap Bagas.

Senada dengan Bagas, Fikri sendiri sebenarnya pada awal tidak merasa terbebani karena tampil di hadapan publik Istora sebagai juara All England 2022. Sebaliknya, pemain kelahiran 15 November 1999 itu justru ingin memberikan pembuktian. Tetapi sayang hasil akhir kurang memuaskan.

"Kami banyak kehilangan fokus dan hal itu membuat lawan menjadi bisa mengembangkan permainan," tambah Fikri.

Dengan kekalahan ini, pasangan berakronim Bakri itu berharap bisa memperbaiki penampilannya dan lebih fokus dalam bertanding di turnamen berikutnya.

"Selepas ini kami akan evaluasi pertandingan supaya lebih baik lagi dan fokus di lapangan," pungkas Bagas.

Dari kubu lawan, pasangan Sabar/Reza sejak awal mengaku termotivasi untuk mengalahkan Bagas/Fikri. Maklum mantan penghuni Pelatnas Cipayung itu menghadapi rekan lamanya yang kini sudah menjadi juara All England.

"Sejak awal saya termotivasi memberikan yang terbaik di laga ini, terlebih bermain di hadapan publik Istora. Melawan juara All England 2022, kami justru sangat termotivasi menampilkan yang terbaik dan bermain nothing to lose," pungkas Reza.

Dengan kemenangan ini, Sabar/Reza akan berhadapan dengan pemenang antara Alexander Dunn/Adam Hall (Skotlandia) dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia). ***

wwwwww