Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
8 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Kampus

DPR Minta Pemerintah Lebih Baik dalam Sosialisasi soal ASN

DPR Minta Pemerintah Lebih Baik dalam Sosialisasi soal ASN
Legislator Demokrat Anwar Hafid dalam suatu kesempatan rapat di Gedung DPR RI, Jakarta. (foto: ist./dok.dpr)
Selasa, 07 Juni 2022 13:32 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Anwar Hafid dalam rapat resmi di Jakarta kemarin, menyoroti ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah lolos seleksi tahun 2021. Politisi Partai Demokrat ini pun mendorong pemerintah lebih dapat mensosialisasikan mengenai kondisi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada publik.

"Sebenarnya soal sosialisasi banyak tidak ada di kementerian," kata Anwar sebagaimana dikutip GoSumbar.com dari siaran resmi, Selasa (7/6/2022).

Padahal, menurut Anwar, anggaran di kementerian bakal tempat calon ASN bekerja tidaklah kecil.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat, sebanyak 105 CPNS memutuskan untuk mengundurkan diri usai dinyatakan lulus tes seleksi penerimaan tahun 2021. Kementerian Perhubungan jadi instansi dengan jumlah CPNS terbanyak yang mengundurkan diri, yakni 11 orang. BKN mengungkapkan, alasan mundur CPNS dan PPPK ini mulai dari gaji yang diterima kecil hingga penempatan kerja tak sesuai ekspektasi.

Terbaru, BKN menyampaikan sebanyak 5 dari 105 CPNS yang mengundurkan diri digantikan peserta seleksi CPNS 2021 yang berada di urutan setelahnya. Oleh karenanya, jumlah kursi CPNS yang kosong karena ditinggalkan kini berkurang menjadi 100. Selain itu, BKN juga mencatat 442 PPPK yang mengundurkan diri. Dalam data BKN, Rabu (1/6/2022), tercatat 104 orang di kategori PPPK Guru Tahap I mengundurkan diri. Pemprov Jawa Barat menjadi instansi yang paling banyak ditinggalkan di kategori ini, yakni 7 orang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus
wwwwww