Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Riau

CJH Diingatkan Banyak Minum Air untuk Hindari Dehidrasi di Tanah Suci

CJH Diingatkan Banyak Minum Air untuk Hindari Dehidrasi di Tanah Suci
​​​​​​​Bupati Pasaman Barat Hamsuardi saat melepas calon jemaah haji asal daerah itu sebelum berangkat pada 6 Juni 2022. (antara/altas maulana)
Senin, 06 Juni 2022 08:05 WIB
SIMPANG EMPAT - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan agar calon jemaah haji banyak minum air menghindari terjadinya dehidrasi karena cuaca panas saat ini melanda Arab Saudi.

"Informasi dari Kementerian Kesehatan cuaca di Arab Saudi saat ini panas yang cukup ekstrim. Untuk itu calon jemaah haji harus banyak minum," kata Bupati Pasaman Barat Hamsuardi di Simpang Empat, Minggu.

Ia mengatakan dengan kondisi cuaca panas yang ekstrem itu maka antisipasi dari calon jemaah haji harus disiapkan.

"Jangan tunggu haus dulu dan sering minum air agar terhindar dari bahaya dehidrasi atau kekurangan cairan di tubuh," katanya.

Menurutnya dari informasi Kemenkes melalui Pusat Kesehatan Haji di Madinah kelembaban sampai 4 persen, sedangkan di Indonesia 91 persen.

Kemudian suhu di Jakarta 29 derajat, sementara di Madinah 45 derajat. Sangat beda jauh suhu di Jakarta dan Madinah, artinya dengan suhu dan kelembaban seperti itu, kemungkinan dehidrasi sangat tinggi.

Ia meminta agar jemaah menjaga kesehatan, apalagi keberangkatan kali ini penuh dengan perjuangan di tengah Pandemi COVID-19 yang melanda dunia.

"Banyak syarat dan rintangan yang kita lalui agar bapak ibu semua bisa berangkat ke tanah suci. Setelah ini rangkaian kegiatan cek kesehatan, juga akan dilakukan oleh tim medis. Untuk itu mohon jaga kesehatan, karena ibadah haji butuh kesehatan yang prima," sebutnya.

Apalagi, katanya keberangkatan jemaah haji kali ini juga dibatasi usia maksimal yang mana usia 65 tahun ke atas tidak diizinkan untuk berangkat.

"Perjuangan panjang itu harus disyukuri dengan melakukan ibadah haji bersungguh-sungguh," ujarnya.

Ia menambahkan 165 orang calon jemaah haji asal Pasaman Barat akan berangkat menuju asrama haji Kota Padang pada 6 Juni besok pada kloter empat.

"Kami masyarakat Pasaman Barat juga mohon agar jemaah mendoakan kami, mendoakan pemimpin agar Pasaman Barat ini dilindungi Allah SWT," harapnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Riau
wwwwww