Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
2
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
18 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
3
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
4
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Lima Puluh

Sumbar Luncurkan Inovasi Samsat Wisata di Kota Bukittinggi

Sumbar Luncurkan Inovasi Samsat Wisata di Kota Bukittinggi
Gubernur Sumbar, Mahyeldi luncurkan inovasi Samsat Wisata di Bukittinggi. (antara/miko elfisha)
Minggu, 05 Juni 2022 06:28 WIB
BUKITTINGGI - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meluncurkan inovasi Samsat Wisata untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak guna memaksimalkan pembangunan daerah.

"Inovasi ini lebih mendekatkan masyarakat dengan tempat pembayaran pajak. Jadi saat berwisatapun masyarakat tetap bisa menunaikan kewajibannya," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Bukittinggi, Sabtu.

Ia mengatakan Samsat merupakan sistem pelayanan terpadu yang dibentuk sejak 1976 berdasarkan keputusan tiga menteri yaitu Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pertahanan.

"Selama itu Sumbar terus melakukan inovasi untuk lebih memudahkan masyarakat mengakses samsat dalam pembayaran pajak kendaraan di antaranya samsat digital, samsat mobile, samsat keliling, samsat corner, dan drive thru," ujarnya.

Inovasi itu tidak pernah berhenti dan saat ini diluncurkan Samsat Wisata yang menyasar masyarakat di lokasi wisata. "Inovasi ini patut untuk diapresiasi. Mudah-mudahan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membayarkan kewajibannya," ujarnya.

Mahyeldi mengatakan pajak kendaraan adalah tulang punggung pendapatan daerah yang hasilnya dialokasikan untuk pembangunan daerah.

Ketua DPRD Sumbar, Supardi menambahkan APBD Sumbar saat ini berasal dari dana perimbangan sebanyak Rp 4,2 triliun dan Rp2,3 triliun bersumber dari pendapatan daerah.

"Pendapatan daerah itu sekitar 90 persen adalah dari pajak kendaraan karena itu inovasi yang dihadirkan Samsat sangat penting untuk diapresiasi dan diharapkan bisa hadir inovasi-inovasi lain," katanya.

Kepala Bapenda Sumbar, Maswar Dedi mengatakan Samsat Wisata digelar di Bukittinggi karena daerah itu adalah daerah wisata.

"Ini adalah inovasi dari UPTD Samsat Bukittingi dan jajaran yang juga didukung penuh stakeholder serta pemerintah daerah," ujarnya.

Dengan inovasi tersebut penerimaan daerah dari sektor pajak bisa terus digenjot sehingga pembangunan makin maksimal. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Balai Kota, Binawidya, Lima Puluh
wwwwww