Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
7 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Parlemen

BUMN Tidak Sponsori Formula E, Komisi VI DPR: Aneh, Kesannya Jadi Politis

BUMN Tidak Sponsori Formula E, Komisi VI DPR: Aneh, Kesannya Jadi Politis
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron. (Foto: Istimewa)
Minggu, 05 Juni 2022 22:59 WIB

JAKARTA - Ajang balap mobil listrik internasional atau Formula E telah sukses dilaksanakan di Ancol, DKI Jakarta pada Sabtu kemarin (4/6). Namun demikian, pelaksanaan itu mengundang tanya besar tentang tidak adanya dukungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron mengaku aneh dengan ketidakhadiran BUMN sebagai sponsor Formula E. Padahal, Presiden Joko Widodo turut hadir dan menyaksikan jalannya pertandingan di arena Formula E. "Tentu bagi saya sangat aneh ketika tidak ada BUMN yang mensponsori terhadap perhelatan Formula E di Jakarta," ujar Herman Khaeron kepada wartawan, Minggu (5/6/2022).

Menurutnya, perlakuan BUMN tersebut memunculkan kesan yang politis. Pasalnya, ketika ajang balapan MotoGP di Mandalika beberapa waktu yang lalu, banyak BUMN yang mensponsori ajang itu. "Tentu ini kesannya menjadi politis gitu,” imbuhnya.

Legislator dari Fraksi Partai Demokrat itu mendesak agar pengelolaan BUMN dilakukan secara profesional. Terlebih, ajang balapan mobil listrik itu punya pesan untuk penggunaan mobil listrik yang akan digalakkan di tanah air.

"Formula E di dalamnya ada pesan bahwa ini adalah balapan mobil elektrik, mobil listrik yang juga Indonesia ke depan menggalakkan terhadap penggunaan mobil listrik,” katanya.

Herman mengatakan BUMN harus menjadi pendorong terhadap kegiatan-kegiatan yang berskala internasional dan memberikan feedback yang positif baik terhadap korporasi maupun terhadap bangsa dan negara.

"Ini adalah perhelatan negara Indonesia, sehingga semestinya sama ketika BUMN mendukung terhadap pelaksanaan MotoGP di Mandalika, semestinya BUMN juga mendukung/mensponsori terhadap pelaksanaan Formula E di Jakarta,” demikian Herman.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen, Binawidya
wwwwww