Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
2
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
3
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
4
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Dear Pemprov Sumbar, Nelayan Tanjungmutiara Butuh Pelabuhan

Dear Pemprov Sumbar, Nelayan Tanjungmutiara Butuh Pelabuhan
Ilustrasi perahu nelayan. (foto: ist. via antara)
Sabtu, 19 Maret 2022 17:54 WIB
AGAM - Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam Rosva Deswira dalam suatu pernyataannya sebagaimana dibaca pada Sabtu (19/3/2022), menyatakan, pihaknya telah mengusulkan pembangunan Pelabuhan Perikanan Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara ke Pemerintah Provinsi Sumbar. Ini adalah pelabuhan yang sangat-sangat dibutuhkan nelayan setempat.

"Usulan pembangunan pelabuhan perikanan Tiku itu sudah kami antar ke provinsi beberapa minggu lalu, (Semoga, red) disetujui dan pembangunannya segera terealisasi," kata Rosva sebagaimana dikutip GoSumbar.com dari Antara.

Pada 2013, tambahnya, Pemkab Agam sempat mengalokasikan anggaran untuk membuat perencanaan utama beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Studi Analisa mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pengembangan dan pembangunan pelabuhan perikanan Tiku tersebut.

Namun karena keterbatasan anggaran dan peralihan kewenangan kelautan ke provinsi sesuai UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, membuat pembangunan pelabuhan itu urung terwujud.

Dalam lansiran itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Tanjungmutiara Arman Aciak mengatakan, tanpa pelabuhan maka para nelayan harus pandai-pandai membaca arah angin untuk menyiasati kerusakan bagi armada yang ada.

"Jika arah angin ke Selatan, maka kapal akan dilabuhkan di sisi Barat. Harus pandai-pandai seperti itu, salah mengkaji maka rusak kapal kami," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota, Marpoyan Damai
wwwwww