Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Talamau Pasaman Barat Kembali Dilanda Longsor, Transportasi Terputus

Talamau Pasaman Barat Kembali Dilanda Longsor, Transportasi Terputus
Akses jalan terputus akibat longsor. (Foto: VOI)
Jum'at, 11 Maret 2022 09:10 WIB
JAKARTA - Longsor kembali melanda daerah Polongan Anam Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat yang mengakibatkan arus transportasi Simpang Empat-Talu tidak bisa dilewati kendaraan sejak, Kamis (10/3) malam.

Longsor diakibatkan hujan lebat yang melanda wilayah tersebut sejak sore hari.

"Longsor kembali terjadi pada Kamis pukul 19.30 WIB dipicu hujan lebat sejak Kamis sore," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pasaman Barat Jhon Edwar di Simpang Empat, Jumat (11/3).

Dia mengatakan informasi yang diperoleh material longsor menutupi badan jalan yang ada di Polongan Anam itu. Hal itu menyebabkan kendaraan roda empat maupun roda dua tidak bisa melewati jalan itu.

"Hingga Jumat pagi ini hujan masih terjadi sehingga menyulitkan penanganan. Selain itu juga daerah itu sangat rawan longsor karena tanah di lokasi itu masih labil pascagempa," sebutnya.

Menurutnya titik longsor yang terjadi di lokasi yang longsor sebelumnya menyebabkan badan jalan tertutup dan tidak bisa dilalui kendaraan. Di titik longsor itu, katanya tanahnya masih labil karena gempa beberapa waktu lalu. Banyak material batu dan kayu yang turun menutupi badan jalan.

"Kita masih melihat kondisi longsor itu malam tadi. Pembersihan akan kita lakukan pada Jumat pagi ini. Sebab di lokasi longsor malam tadi penerangan tidak ada dan rawan longsor susulan," kata dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan ancaman longsor susulan karena curah hujan masih tinggi. Daerah Rimbo Kejahatan sampai ke Talu merupakan daerah yang terdampak gempa beberapa waktu lalu. Jalan dan perbukitan sekitar jalan juga sudah banyak yang longsor dan terban.

Sebelumnya di tempat yang sama pascagempa terjadi longsor pada Selasa (1/3) membuat arus lalu lintas di jalan aspal itu putus total. Kemudian pada Senin (7/3) malam longsor kembali terjadi dan membuat arus lalu-lintas kembali terganggu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Binawidya, Riau
wwwwww