Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Xaverius Prawiro Masih Berbahaya

Xaverius Prawiro Masih Berbahaya
Xaverius Orawira (Foto: iblindonesia)
Senin, 28 Februari 2022 15:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Dewa United Surabaya berhasil mendapatkan tanda tangan dari Xaverius Prawiro. Pemain senior yang sudah pernah makan asam-garam liga profesional Indonesia. Meski sudah berusia 35 tahun, Ius masih tampak berbahaya bagi lawan-lawannya. Bahkan ini menjadi penampilan terbaiknya dalam tiga musim yang diikutinya.

Xaverius atau yang akrab disapa Ius meninggalkan liga profesional setelah Pelita Jaya gagal di babak Playoffs IBL 2018-19. Saat itu Ius mengalami penurunan performa. Dia mencetak 7,4 PPG, 1,6 RPG, dan 2,9 APG dalam 15 game. Padahal pada musim 2017-18, dia dinobatkan menjadi MVP dengan catatan 10,3 PPG, 2,3 RPG, dan 2,8 APG.

Menunggu sampai dua tahun merupakan keputusan yang bijaksana dari Ius. Keputusan tersebut menguntungkan bagi Dewa United yang akhirnya bisa mendapatan point guard berpengalaman tersebut. Kalau dilihat dari catatan statistik musim ini, Ius tampil lebih baik.

Meski usianya sudah menginjak 35 tahun, dia masih bisa tampil dengan rata-rataa 30,2 menit per game. Dalam 6 game bersama Dewa United, dia mencetak rata-rata 12,7 PPG, 2,5 RPG, dan 3,0 APG. Kelincahannya juga seakan tidak pernah menurun. Ius masih bisa mencetak 1,5 steal per game.

Keberadaan Ius tidak hanya sekedar sebagai pemain senior saja. Namun lebih dari itu, dia adalah figus yang bisa membangkitkan mental bertanding pemain lainnya. Dengan pengalamannya, Ius memperbesar kemungkinan Dewa United ikut dalam perburuan gelar juara musim ini. ***

wwwwww