Ternyata untuk Ini TNI Butuh Lahan 4500 Ha di IKN Baru
![]() |
| Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat diwawancara di Senayan, Jakarta, Jumat, 18 Februari 2022. (foto: tangkapan layar video ist.) |
"300 ha itu adalah Mabes TNI, Mabes Angkatan yang memang lokasinya di sekitar istana negara, DPR dan yudikatif," kata Andika.
Berita terkait TNI: Pemerintah Berhasil Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan dengan Pesawat TNI AU
Berita terkait TNI: Legislator PAN Apresiasi Tiga Matra TNI yang Resmi Tiadakan Tes Keperawanan
Tetapi di luar itu, sambung dia, di Kalimantan sebagai Ibu Kota Negara TNI perlu menghadirkan kekuatan tambahan. "Nah, kekuatan tambahan itu, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara,".
Ia menjelaskan, Angkatan Darat TNI memerlukan tambahan Kodam dan perangkatnya. "Perangkatnya itu macam-macam, dari teritorialnya, satuan tempurnya," ujar Andika.
Berita terkait TNI: Apresiasi Kinerja TNI Polri, La Nyalla: Pemda Jangan Tutup Mata
Berita terkait TNI: Viral Prajurit TNI Bertemu Teman Lamanya yang Kini Jadi Kuli Bangunan
"Kalau satuan tempur brigade ada infanteri, nanti ada resimen artileri pertahanan udara, resimen artileri pertahanan medan, dan Alutsistanya," sambungnya merinci.
Demikian juga Angkatan Laut, kata Andika, "Diperlukan misalnya, bagian dari armada, Lanal, satuan pemeliharaan dan perbaikan dan seterusnya,".
"Termasuk pengamanan dari fasilitas-fasilitas dan alutsista angkatan laut," jelas Andika.
Sementara Angkatan Udara, kata Andika, "Perlu kehadiran Lanud lagi, pemandu sektor pertahan udara dan Alutsistanya. Nah, untuk itu, tambahan, kita memerlukan 2700 ha karena Lanudnya sendiri 2400 ha."
"Untuk Angkatan Laut sekitar 980an ha, hampir 1000 ha. Sementara Angkatan Darat sekitar 800 ha. Jadi total kira-kira 4500 ha," jelas Andika.
Karena lokasi TNI memang harus berada di sekitar Ibu Kota Negara, kata Andika, "kami inginnya kalau bisa ada di kawasan perluasannya,".
"Kan disitu ada 3 kawasan. Ibu Kota Negara sekitar 56.000 ha, kawasan perluasannya itu yang sampai 256.000 ha," kata Andika.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Kampus |











