Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Transformasi Hengki Infandi

Transformasi Hengki Infandi
Hengki Infandi (Dok. iblindonesia)
Sabtu, 12 Februari 2022 18:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - NSH Mountain Gold Timika mengalami kendala di Indonesia Basketball League (IBL) 2022. Pemain asing yang diharapkan jadi tumpuan belum bisa hadir. Michael Glover tidak memperkuat NSH Mountain Gold, hingga enam laga di awal musim ini. Namun hebatnya, ada pemain yang membantu NSH bangkit, dan menjadi pendukung yang sempurna untuk performa menawan Shavar Newkirk.

Tim asuhan head coach Anthony Garbelotto tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran Shavar Newkirk. Satu-satunya pemain asing NSH tersebut mengoleksi 26,0 PPG, 10,2 RPG, dan 4,6 APG. Sebagai satu-satunya pemain asing di tim NSH saat ini, Newkirk benar-benar tapil dominan. Tentu ini sangat mengembirakan bagi tim, karena mereka tetap bisa menjaga agas lolos ke Playoffs dengan 3 kali menang dari 5 game.

Tapi yang patut jadi sorotan adalah kehadiran seorang Hengki Infandi. Pemain asal Papua tersebut berhasil mencuri perhatian para penggemar NSH. Dengan gaya rambut afro, Hengki tiba-tiba muncul bagaikan malaikat penyelamat. Sebab, dia bisa mencetak 7,2 PPG dan menjadi momok menakutkan di paint area lawan dengan kecepatannya.

Kalau melihat performa Hengki selama ini, tentu penampilannya di tahun 2022, menjadi yang terbaik. Meski terlalu cepat untuk memutuskan bahwa dirinya layak jadi pemain paling improve musim ini. Karena liga belum selesai, masih dihentikan sementara karena kondisi tanah air yang kembali diguncang pandemi Covid-19.

Hengki pertama kali muncul di liga Indonesia pada tahun 2016 bersama Garuda Bandung. Saat itu tim dipimpin oleh head coach Fictor G. Roring. Pada musim rookie, Hengki sama seperti yang lainnya, tidak langsung menonjol. Bahkan itu berlangsung sampai musim keduanya di liga.

Pada tahun 2018, Hengki memutuskan pindah ke NSH untuk meniti karier yang lebih baik. Kali ini dia mendapatkan menit bermain yang banyak dan bisa mengoleksi 2,4 PPG. Tapi di musim 2020, menit bermainnya turun lagi. Persaingan di tim, dengan tiga pemain asing membuat Hengki seakan tersisih. Dia hanya tampil 10 menit per game dengan catatan rata-rata 3,1 PPG.

Beranjak ke musim 2021, Henki mulai menunjukkan perkembangan. Dia bisa menjadi salah satu tumpuan NSH dengan mencetak 3,4 PPG, 2,8 PPG, dalam 14,3 menit per game. Lalu tiba-tiba, perfomanya melonjak sangat pesat di musim 2021.

Tentunya kita semua berharap bahwa NSH tetap dalam jalurnya, meski belum bisa mendatangkan pemain andalannya. Namun peran Hengki tidak boleh dipandang sebelah mata. ***

wwwwww