Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
16 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
14 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
16 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
20 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Marpoyan Damai

Produksi Padi Agam Turun 6.283 Ton Tahun 2021 Akibat Diserang Hama

Produksi Padi Agam Turun 6.283 Ton Tahun 2021 Akibat Diserang Hama
Jum'at, 21 Januari 2022 14:30 WIB
LUBUKBASUNG - Produksi padi Kabupaten Agam, Sumatera Barat berkurang dari 433.359 ton pada 2020 menjadi 427.076 ton pada 2021.

"Produksi padi ini berkurang 6.283 ton dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Agam, Ade Yusuf Thamrin di Lubukbasung, Jumat (21/1/2022).

Ia mengatakan, luas panen padi pada 2021 sebanyak 73.507 hektare dengan luas tanam 74.513 hektare dari luas lahan 27.277 hektare.

Sedangkan pada 2020 sebanyak 74.717 ton dan luas tanam 75.999 hektare dari luas lahan 27.277 hektare.

Produktifitas panen pada 2021 sebanyak 5,81 ton per hektare dan pada tahun sebelumnya 5,80 ton per hektare.

"Lahan pertanian itu tersebar di 16 kecamatan di daerah tersebut," katanya.

Ia mengakui, produksi padi itu berkurang akibat hama, perubahan iklim dan banyak faktor lain yang masing-masing hal spesifik.

Untuk serangan hama seluas 142 hektare dengan rincian hama tikus seluas 74,15 hektare, kapinding tanah 2,65 hektare.

Setelah itu, wereng coklat 63,11 hektare dan hama bias dua hektare. "Serangan hama ini mengakibatkan hasil panen berkurang," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Warga Bertuah, Pasar & Niaga, Binawidya, Marpoyan Damai
wwwwww