Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
19 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
4 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Tiga Poin Berharga Persikabo 1973

Tiga Poin Berharga Persikabo 1973
Pemain Persikabo 1973 rayakan kemenangan. (Dok. ligaindonesiabaru)
Sabtu, 15 Januari 2022 13:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Persikabo 1973 berhasil meraih kemenangan penting setelah menaklukkan perlawanan Persik Kediri dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (14/1/2022).

Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Fitra Ridwan, Laskar Padjajaran akhirnya membalikkan keadaan via Aleksandar Rakic dan Dimas Drajad. Pelatih Liestiadi mengungkapkan rasa senangnya. Menurutnya kemenangan ini tak lepas dari daya juang dan keinginan kuat para pemain untuk bisa meraih tiga angka.

"Alhamdulillah terhadap perjuangan anak-anak, kemudian dukungan suporter yang luar biasa melalui doa, sehingga kami bisa mendapat hasil maksimal dengan tiga poin. Walaupun Persik tak diperkuat dua pemain asingnya, tapi mereka memberi perlawan yang ketat, terbukti mereka unggul lebih dulu," ujar Liestiadi.

"Untuk hasil akhir ini harus kami syukuri karena kami berusaha keras untuk keluar dari zona papan bawah. Alhamdulillah anak-anak bermain spartan dan militan, untuk meraih harga diri kami, yaitu meraih kemenangan," tambahnya.

Liestiadi mengakui kemenangan ini tidak didapat dengan cara yang mudah. Apalagi ia menyebut kondisi fisik para pemain tidak seluruhnya berada dalam kondisi yang prima, sehingga strategi yang ia canangkan tidak berjalan dengan maksimal.

"Dari segi kebugaran, kita lihat Rakic baru bergabung dengan kami. Kemudian Manahati Lestusen baru sembuh dari cedera. Syahrul Trisna dan Hanis Sagara juga sempat menjalani karantina sepulang dari Singapura. Jadi dari segi kebugaran mereka belum sepenuhnya fit," katanya lagi.

"Walaupun tadi strategi kurang berjalan tapi anak-anak sudah kasih yang terbaik. Mungkin di laga berikutnya dengan kondisi yang lebih fit mereka akan lebih maksimal lagi," beber eks pelatih PSIM Yogyakarta ini.

Rasa syukur juga terucap dari mulut Hanis Sagara yang mengatakan keberhasilan Persikabo ini tak lepas dari kerja keras para pemain. Ia menyebut hasil positif ini bisa mendongkrak mental pemain menjadi lebih baik.

"Saya sangat bersyukur karena kami diberikan kemenangan. Itu tidak luput dari kerja keras teman-teman yang tidak kenal lelah. Kami akan lebih optimis lagi memenangkan pertandingan, karena kami masih berada di papan bawah," pungkasnya. ***

wwwwww