Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Pemain Asing Pelita Jaya yang Sudah Tidak Asing Lagi

Pemain Asing Pelita Jaya yang Sudah Tidak Asing Lagi
Dior Lowhorn (Dok. iblindonesia)
Kamis, 23 Desember 2021 02:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelita Jaya Bakrie Jakarta masih percaya pada Dior Lowhorn dan Kevin Bridgewaters untuk Indonesia Basketball League (IBL) musim 2022. Sama seperti strategi mereka ketika mengarungi IBL Pertamax 2020 lalu. Namun bagi IBL Fans, kedua pemain ini, Lowhorn dan Bridgewaters, sudah tidak asing lagi.

Lowhorn dan Bridgewaters sudah sering tampil di IBL dalam beberapa musim terakhir. Kemampuan mereka juga tidak diragukan lagi. Lowhorn pernah menjadi juara IBL bersama Satria Muda Pertamina Jakarta. Sementara Bridewaters juga sempat menjadi bagian tim Satria Muda, sebelum digantikan Jamarr Andre Johnson.

Lowhorn seperti biasa menjadi tulang punggung utama tim dengan catatan rata-rata 28,3 PPG dan 13,5 RPG dalam 12 pertandingan. Lowhorn sangat perkasa di bawah ring. Sementara Bridgewaters mencetak rata-rata 14,0 PPG dan 4,5 RPG, dan 3,8 APG. Lowhorn membuat Pelita Jaya dominan di paint area dengan rata-rata mencetak 35,5 Points in the Paint dan 13,2 Second Chance Points.

Tapi lebih penting dari catatan statistik adalah Lowhorn dan Bridgewaters sudah hafal dengan kultur basket dan negara Indonesia. Ini penting untuk membuat mereka nyaman dengan timnya. Kemudian faktor lainnya adalah Pelita Jaya butuh pemain yang cukup dewasa untuk membantu meredam ego pemain-pemain muda yang dimiliki tim ini.

Meski sampai sekarang belum muncul nama pelatih Pelita Jaya, namun di beberapa postingan Instagram resmi klub tersebut, Fictor Gideon Roring sepertinya bakal turun tangan langsung. Ini bakal membuat persaingan IBL 2022 semakin seru. Sebab, salah satu pelatih berkualitas di Indonesia kembali menangani tim. ***

wwwwww