Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
7 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Sudirman Bilang Munas Muaythai Indonesia Sudah Sesuai AD/ART

Sudirman Bilang Munas Muaythai Indonesia Sudah Sesuai AD/ART
Ketua Umum PB MI periode 2021-2025, Sudirman saat memberikan sambutan pada Munas Muaythai Indonesia. (Dok. PB MI)
Rabu, 22 Desember 2021 20:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PB MI terpilih Sudirman untuk periode 2021-2025 mengklaim Musyawarah Nasional (Munas) Muaythai Indonesia yang digelar di Hotel Amaris Subang, Jawa Barat, Rabu (22/12/2021) sudah  sah karena digelar sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Meskipun, KONI Pusat melalui surat resminya sudah meminta penundaan pelaksanaan Munas tersebut.

"PB MI sudah menjalankan Munas Muaythai Indonesia sesuai prosedur meskipun pak Sekjen berpegang teguh terhadap surat yang dikeluarkan KONI Pusat untuk menunda Munas Muaythai Indonesia. Dan, kami akan segera melaporkan hasil Munas kepada KONI Pusat dan KOI serta Kemenpora," katanya. 

Menurut Sudirman, Munas sudah diagendakan itu dihadiri 24 Pengprov MI secara offline dan 8 Pengprov MI lainnya dengan online. "Saya terpilih secara aklamasi dengan dukungan 24 Pengprov MI secara offline dan Pengprov MI ada yg online," tegasnya. 

Ketika ditanyakan tentang alasan KONI Pusat tidak mengakui Munas MI karena adanya masalah hukum, kata Sudirman, itu bukan menjadi alasan. Sebab, posisinya masih terlapor dan juga ada mekanisme yang seharusnya dilalui dengan penyelesaian secara internal. 

"Harusnya masalah ini bukan langsung dibawa ke Puspom AD tetapi diselesaikan secara internal dan melalui KONI Pusat atau BAORI. Ini kan sesuai dalam aturan di dunia olahraga," jelasnya. 

Dia juga mengakui dirinya memang dilaporkan atlet ke Puspom AD. Namun, dia memaklumi karena atlet tidak pernah memahami apa yang telah dilakukannya dalam upaya membangun prestasi Muaythai Indonesia.

"Saya memahami ketidakpahaman mereka. Perlu diketahui PB MI itu melaksanakan pelatnas lebih awal waktu menghadapi SEA Games 2017 dan SEA Games 2019. Kita selalu mulai pelatnas sejak Januari dan baru mendapat restu dari Kemenpora itu pada bulan Juli. Praktis, dana pelatnas dari Januari sampai Juli itu menjadi tanggungan PB MI. Dan, kita menyadari bahwa cabang olahraga Muaythai baru berkembang makanya tidak pernah mempermasalahkannya. Yang pasti, saya ikhlas menjalankannya," ungkap Sudirman. ***

wwwwww