Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Gelanggang

NOC Indonesia Perkuat Relasi dengan Federasi Esports Internasional

NOC Indonesia Perkuat Relasi dengan Federasi Esports Internasional
Dari kiri: Patner of International Judo Federation (IJF) Max Herve George, Presiden Raja Sapta Oktohari, dan Presiden IESF Vlad Marinescu.
Rabu, 22 Desember 2021 21:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) terus berupaya memperkuat relasi dengan federasi olahraga internasional. Dalam kunjungan kerja ke Eropa pada awal Desember, delegasi yang dipimpin Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari menyempatkan diri menemui Presiden Federasi Esports Internasional (IESF) Vlad Marinescu di Budapest, Hungaria.

Okto, sapaan karib Raja Sapta, bersama Bendahara Tommy Hermawan Lo, Wakil Sekretaris Jenderal IV Daniel Loy berjumpa dengan Marinescu yang datang bersama mitra Federasi Judo Internasional (IJF) Max Herve George, dan President International Olive Council (IOC) George Svanidze.

“Kami membahas banyak hal, khususnya persiapan Indonesia setelah ditetapkan sebagai tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022 di Bali,” kata Okto, Rabu (22/12).

Pertemuan dengan IESF merupakan kelanjutan dari diplomasi olahraga yang sedang digencarkan NOC Indonesia ke internasional, baik ke federasi internasional, NOC di seluruh dunia, OCA, ANOC serta IOC.

Pada September, NOC Indonesia telah melakukan pertemuan dengan Marinescu dan menghasilkan buah positif untuk perkembangan olahraga esports Indonesia. Di antaranya, pembahasan Indonesia menjadi tuan rumah World Championship hingga diberikannya privilege kepada NOC Indonesia untuk menempatkan perwakilan di jajaran dewan IESF. Adalah Tommy yang kemudian resmi ditetapkan sebagai anggota Dewan IESF pada 2 Oktober lalu,

“Positioning Indonesia di esports sudah sangat diperhitungkan. Bahkan dalam pertemuan kemarin, kami sempat membicarakan perkembangan esports dunia, bagaimana partisipasi dan kontribusi Indonesia di olahraga internasional, serta memikirkan bagaimana esports bisa masuk secara serius di olahraga. Esports ini unik, semua olahraga bisa dimainkan di esports dan Presiden IEFS sangat terbuka dengan masukan yang kami berikan,” kata Okto.

Sementara itu, Tommy mengatakan keunikan yang dimiliki esports ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Dengan ditunjuknya ia dalam jajaran dewan IESF, Tommy berjanji akan memaksimalkan perannya untuk memajukan esports Indonesia di mata dunia.

“Tentu kami akan bekerja sama dengan Federasi Esports Indonesia untuk mempersiakan World Championships yang akan diadakan di Bali, tahun depan sehingga ajang ini menjadi sukses, fenomenal, dan menjadi edisi terbaik sepanjang penyelenggaraan IESF,” kata Tommy.

“Presiden IESF sangat mendukung Indonesia. Kami juga membahas kemungkinan-kemungkinan kerja sama antara NOC Indonesia dan IESF untuk meningkatkan esports di Kawasan Asia Tenggara, mengingat populasi mobile gaming esports terbesar ada di Indonesia dan Filipina.” ***

wwwwww