Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Bali United Makin Bernyali dengan Kendal Yancy dan William Green

Bali United Makin Bernyali dengan Kendal Yancy dan William Green
Kendal Yancy. (Dok. iblindonesia)
Selasa, 21 Desember 2021 19:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pemain-pemain asing yang akan berlaga di Indonesia Basketball League (IBL) 2022 nanti sudah mulai berdatangan. Ini diketahui dari postingan akun-akun resmi klub, yang pamer pemain asingnya, sekaligus memulai psywar diantara para kontestan. Seperti Bali United Basketball. Mereka bakal semakin bernyali dengan kehadiran Kendal Yancy dan William Green.

Memilih Kendal Yancy sebagai pemain asing dirasa sebagai keputusan yang tepat. Bukan hanya dari sisi kemampuan saja. Yancy yang pernah menjadi juara di IBL bakal membawa aura positif di Bali United. Dengan pengalaman bermain bersama Stapac Jakarta di IBL 2018-19, Yancy tentu sudah akrab dengan kultur basket Indonesia. Di regular season 2018-19, Yancy mampu mencetak 14,2 PPG, 5,1 RPG, dan 3,3 APG. Setelah itu di Playoffs, kontribusinya naik jadi 18,5 PPG, 6,2 RPG, dan 4,7 APG. Stapac menjadi juara dengan bantuan Yancy.

Pilihan Bali United selain Yancy adalah William Green. Sosok yang menarik untuk dinanti. Sebab, dia adalah bigman yang punya kemampuan bertahan yang bagus. Green terakhir tampil di liga Colombia dengan kontribusi 12,6 PPG, 6,0 RPG, 1,2 APG, dan 1,2 BPG dalam 10 pertandingan. Sepertinya offense dan defense Bali United lebih siap dalam menghadapi kerasnya persaingan liga musim depan.

Kalau komposisi lokal Bali United tidak banyak berubah. Mereka masih punya Yo Sua, Lutfi Koswara, Surliyadin, dan Ponsianus Nyoman Indrawan. Tambahan yang signifikan nantinya ada di sisi point guard. Karena Bali United sekarang punya Abraham Wenas. Kalau dia bisa tampil sebaik musim pertamanya di IBL, saat dia menjadi Rookie of the Year, maka Abraham bisa sangat membantu Bali United.

Menginjak tahun kedua, tampaknya Bali United tak mau coba-coba lagi. Dengan kekuatan yang ada, Bali lebih bernyali dan layak masuk Playoffs musim depan. ***

wwwwww