Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
21 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
18 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
7 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  Lima Puluh

BPBD Bukittinggi Imbau Warga Waspada dengan Longsoran di Ngarai Sianok

BPBD Bukittinggi Imbau Warga Waspada dengan Longsoran di Ngarai Sianok
Tangkapan layar longsor Ngarai Sianok Bukittinggi. (antara/ho dokumen pribadi)
Minggu, 12 Desember 2021 14:28 WIB
BUKITTINGGI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat mengingatkan warga untuk mewaspadai dan memonitor terjadinya longsor di bibir Ngarai Sianok Bukittinggi. Warga juga diminta untuk tidak melakukan aktifitas di sekitar daerah yang terkena dampak kejadian tersebut.

"Memang terjadi longsor pada Sabtu (11/12) di lokasi Ngarai Sianok Guguak Tabek Sarojo Kelurahan Belakang Balok, kita stanby di lokasi dan memonitor keadaan terkini, masyarakat diminta waspada dan tidak melewati daerah ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bukittinggi, Ibentaro Samudera di Bukittinggi, Minggu.

Ia mengatakan penyebab longsor yang terekam kamera video pengunjung Objek Wisata Panorama Bukittinggi itu dikarenakan dampak intensitas hujan yang tinggi.

"Intensitas hujan yang tinggi selama dua hari terakhir menyebabkan kejutan air tanah karena lapisan Tuff pada tebing ngarai bersifat mengendapkan air sehingga membuat lapisan tanah tebing terlepas atau longsor," jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dan kerugian materil dalam longsor yang terjadi itu, namun aliran sungai di Ngarai Sianok menjadi tersumbat.

"Dampaknya adalah tersumbatnya aliran Sungai Sianok, beruntung tidak ada korban jiwa karena pemukiman masyarakat cukup jauh dari titik longsor," kata dia.

Masyarakat dan kelompok Ketahanan Bencana Lingkungan Kelurahan (KBLK) Kayu Kubu kemudian membuka aliran yang tersumbat dari material dengan bergotong royong.

"Masyarakat juga mengumumkan di mesjid agar warga sekitar tetap waspada dan siaga dan tidak mendekati bibir Ngarai Sianok," kata Ibentaro.

Ngarai Sianok merupakan salah satu objek wisata yang ada di Kota Bukittinggi, kedalaman lembah ini mencapai 100 meter yang membentang sepanjang 15 kilometer meliputi daerah hingga Kabupaten Agam.

Beberapa pemukiman warga berada di atas bibir Ngarai Sianok diantaranya di Panorama, Birugo, Bukik Cangang dan Panorama Baru.***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Lima Puluh
wwwwww