Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
12 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
10 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
12 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
16 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Gelanggang
JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021

Persaingan Perebutan Gelar Juara Kian Sengit

Persaingan Perebutan Gelar Juara Kian Sengit
Surya Wahyudi tahan remis Susanto Megaranto babak 6.
Selasa, 07 Desember 2021 23:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Persaingan dalam perebutan tahta juara pada turnamen catur bertajuk "JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021" kian sengit. Memasuki babak ketujuh yang digelar di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Desember 2021, belum ada satupun pecatur yang menonjol.

Karena itu, perebutan juara dipastikan baru diketahui pada dua babak tersisa, yaitu kedelapan dan kesembilan yang akan berlangsung pada Rabu, 8 Desember 2021.

Raihan poin yang dikumpulkan peserta, selisihnya juga tak jauh. Bahkan Grand Master (GM) Susanto Megaranto (2548) yang menempati urutan pertama klasemen, poinnya sama dengan peringkat kedua Surya Wahyudi (2199). Keduanya mengumpulkan 6,5 poin.

Sementara peringkat ketiga dan keempat, Dziththauly Ramadhan dan M Miftahul Hudani, masing-masing mengemas 6 poin. Karena itu, hanya konsistensi yang bisa mengantarkan mereka menuju tangga juara. Sedikit tergelincir di dua babak terakhir, bisa saja disalip para peserta yang menempel di posisi kelima hingga ke-12 yang saat ini sudah mengoleksi 5 poin.

Jika saja peserta yang menempati empat besar saat ini tampil konsisten sepanjang dua babak tersisa, maka klasemen tak akan berubah.

Pada babak ketujuh, Susanto Megaranto sukses mengalahkan Ahmad Fauzi (2113), sedangkan Surya Wahyudi mampu menaklukkan FM Rudin Hamdani (2308). Ini merupakan kejutan mengingat Surya Wahyu menang atas pecatur yang memiliki elorating lebih tinggi. Bahkan sebelumnya Surya Wahyudi juga mampu menahan remis Susanto Megaranto.

Sementara itu, di sela-sela turnamen juga diselingi acara coaching clinic atau klinik kepelatihan untuk para peserta. Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto yang langsung memberikan kepelatihan kepada para pecatur muda yang haus akan prestasi.

Menurut Utut, seorang pecatur andal harus memiliki mental yang kuat. Sebab saat menjalani pertandingan, mental akan diuji karena dilihat banyak pasang mata.


"Seorang pecatue hebat harus punya mental baja. Tanpa memiliki mental baja, dia pasti gampang dikalahkan lawan-lawannya. Selain itu, seorang pecatur harus pintar memainkan tempo saat bertanding,” kata Utut.***

wwwwww