Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
18 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
15 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
18 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Gelanggang
BWF World Tour Finals 2021

Kalah di Final, Arisa/Yuta Menolak Kelelahan

Kalah di Final, Arisa/Yuta Menolak Kelelahan
Yuta Watanabe/Arisa Higashino. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Minggu, 05 Desember 2021 16:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan ganda campuran asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino gagal memenuhi ambisinya. Mereka akhirnya takluk di partai final BWF World Tour Finals 2021 dari wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

Bertanding di Bali International Convention Center & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Minggu (5/12/2021), peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu harus puas ssbagai runner-up. Wakil asal Negeri Sakura ini takluk di tangan Dechapol/Sapsiree dengan skor 19-21, 11-21 hanya dalam tempo 40 menit.

Selepas pertandingan, Yuta mengaku kecewa berat seusai kalah di partai pemungkas ajang berhadiah total 1,5 juta dolar AS itu. Pebulutangkis kelahiran 13 Juni 1997 itu sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk bisa merengkuh gelar juara.

Sayang usaha kerasnya bersama Arisa belum berhasil. Dalam laga ini Dechapol/Sapsiree terlihat bermain lebih dominan sejak awal laga.

"Jujur saya sangat kecewa. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi kami gagal," ungkap Yuta.

Sementara Arisa menolak bahwa kegagalan di final ini karena pasangan ganda campuran nomor empat dunia ini merasa kelelahan. Menurut Arisa, laga melawan Dechapol/Sapsiree berlangsung sangat ketat. Sayangnya bersama Yuta, dirinya belum berhasil meraih podium tertinggi di ajang ini.

"Kami tidak merasakan kelelahan, kami menganggap lawan pada hari ini bermain sangat baik dan kami sudah mengeluarkan bentuk permainan terbaik kami untuk meraih hasil maksimal," tambah Arisa.

Berkat kemenangan ini, pasangan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai tercatat telah meraih gelar empat kali beruntun atau istilahnya quadruple. Mulai dari Hylo Jerman Open 2021, Daihatsu Indonesia Masters 2021, SimInvest Indonesia Open 2021 hingga terakhir di HSBC BWF World Tour Finals 2021.

Selain itu, hasil ini juga membuat pasangan ganda campuran berperingkat dua dunia itu revans seusai pernah kalah di final Denmark Open 2021 dari Yuta/Arisa dengan skor 18-21, 9-21. ***

wwwwww