Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Yudiantara Ungkap Kisah Inspiratif Masa Lalu

Yudiantara Ungkap Kisah Inspiratif Masa Lalu
Minggu, 15 Agustus 2021 16:20 WIB
JAKARTA - Penggawa anyar Hangtuah, I Putu Yudiantara, menyimpan kisah inspiratif dari masa lalu. Ternyata, pebasket yang akrab disapa Ongek itu sempat minder karena selalu diejek.

Hal itu lantaran kekurangan fisik yang dimilikinya. Ongek sempat mengalami bibir sumbing yang membuatnya terkena bully.

“Saat kecil, orang tua saya bawa saya ke jalanan. Mereka kasih lihat ke saya bahwa tak perlu malu dengan kondisi yang ada,” ujar Yudiantara.

Keberanian Ongek untuk bangkit membuatnya bisa berdiri di lapangan dengan bangga saat ini. Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2021 menjadi musim debut pebasket asal Bali itu.

Sadar bahwa banyak anak di luar sana yang kurang percaya diri dengan kondisi bibir sumbing, Ongek selalu menyempatkan diri memberi motivasi. Hal itu dilakukannya lewat Yayasan Senyum.

“Yayasan Senyum itu orang-orang yang sumbing seperti saya, saya ke sana kemudian cerita-cerita. Saya ke sana, kasih motivasi, bahwa orang cacat itu belum tentu tak bisa berkarya atau berkarier,” ujar Yudiantara. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww