Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Henhen Herdiana Tak Sabar Sambut Laga Pertama

Henhen Herdiana Tak Sabar Sambut Laga Pertama
Henhen Herdiana. (Dok. Persib Bandung)
Minggu, 15 Agustus 2021 05:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Meski persiapan cukup mepet, klub peserta tetap antusias menghadapi Kompetisi Liga 1 2021/2022. Apalagi, Indonesia sudah 500 hari lebih tanpa kompetisi sepakbola sejak pandemi Covid-19. Ya sepak bola dengan nuansa baru, tanpa penonton, berprotokol kesehatan ketat.

Bek sayap Persib Henhen Herdiana tak sabar menyambut laga pertama. Namun ada tahap dimana ia dan rekan-rekan di tim harus sesegera mungkin mengembalikan kondisi fisik. Walau mepet setiap pemain wajib maksimal di setiap latihan yang tengah dijalani sesuai instruksi pelatih.

"Kita sebagai pemain persiapan memang agak sedikit mepet. Kita sebisa mungkin memaksimalkan apa yang diberikan pelatih dalam sesi latihan. Kita juga tidak bisa memaksakan kalau misalkan kita sebagai pemain terus memforsir takutnya kita menjadi cedera. Kita sudah mendapat arahan dari pelatih kita serahkan kepada pelatih," ungkap Henhen.

Pemain jebolan Diklat Persib ini juga belum bisa menggambarkan bagaimana peta persaingan Liga 1 2021/2022. Dengan format kompetisi penuh, sistem series to series, membuat seluruh klub punya peluang sama memenangkan pertandingan. Ia pula masih buta dengan kekuatan tim-tim yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia.

"Mungkin semuanya bisa dibilang buta ya karena kita sudah mau hampir satu tahun lebih (tak berkompetisi) kita tidak tahu kekuatan masing-masing tim. Mungkin jadi bisa gambaran waktu Piala Menpora. Tapi kita tidak bisa melihat dari kekuatan itu, jadi kita belum bisa menilai tim satu sama lain," beber Henhen.

Henhen punya target bersama Persib tahun ini. Mampu membuka kompetisi dengan sangat baik di 2020 ia harap tim bisa mengulanginya. Lebih dari itu Henhen bertekad membawa Persib keluar sebagai juara Liga 1.

"Target Henhen berharap semoga di Liga 1 bisa diberikan kelancaran, ingin bawa Persib juara dan mudah-mudahan Henhen sebagai pemain ada di dalamnya," harap pemain 25 tahun ini. ***

wwwwww