Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
16 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
Gelanggang
16 jam yang lalu
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
4
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
5
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
12 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Galank Diharapkan Tak Buru-buru Putuskan Pensiun

Galank Diharapkan Tak Buru-buru Putuskan Pensiun
Selasa, 10 Agustus 2021 12:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dalam situassi pandemi Covid-19, Indonesia Basketball League (IBL) terpaksa memainkan liga tanpa pemain asing. Ini memunculkan beberapa fenomena menarik. Termasuk center-center senior yang ternyata masih layak diperebutkan seperti Galank Gunawan.

Pemain yang identik dengan nomor punggung 66 tersebut, menunjukkan dirinya belum habis. Meski memasuki usia 34 tahun, Galank tercatat sebagai pemain peringkat keempat dalam rangking IBL 2021, untuk tim KAI Bima Perkasa. Dalam artian, Galank dinilai punya kontribusi besar atas keberhasilan Bima Perkasa masuk Playoffs musim lalu. 

Galank memang identik dengan defense dan rebound. Kemampuan tersebut dimanfaatkan oleh Louvre Surabaya di IBL 2020. Dia mencetak rata-rata 2,0 PPG dan 6,2 RPG dalam waktu 26,3 menit per pertandingan. Galank bertugas menjaga paint area, sementara saat menyerang, dia mengamankan langkah Savon Goodman. 

Tapi musim lalu, Galank menunjukkan peningkatan performa yang justru bisa mengejutkan IBL Fans. Dia memang mengisi lini kedua, di balik M. Isman Thoyib. Namun headcoach David Singleton memberinya tanggung jawab lebih besar, khususnya dalam mencetak poin. Buktinya, dengan hanya 15,8 menit per game di lapangan, Galank mencetak rataan 4,1 PPG dan 6,8 RPG. 

Mengacu pada catatan statistik ini, maka Galank masih layak diperebutkan. Apalagi, dia sudah tidak lagi membela klub asal Jogjakarta tersebut. Galank berstatus restiricted free agent, dan boleh membela klub mana saja selama urusan transfer dengan klub lamanya beres. 

IBL Fans berharap Galank tidak terburu-buru memutuskan pensiun. Sebab, pengalaman bermainnya bisa berguna untuk pemain-pemain muda di IBL. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww