Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
5 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
4 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Wahyu Widayat Bentuk Otot Setelah Kenal Ade Rai

Wahyu Widayat Bentuk Otot Setelah Kenal Ade Rai
Sabtu, 07 Agustus 2021 19:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Wahyu Widayat Jati kini menjabat sebagai asisten pelatih Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia. Dia mendapat julukan atau panggilan khas, Cacing karena dulu postur tubuhnya yang kurus.

"Julukan itu sudah sejak SMA saat saya latihan di Mitra Guntur. Saya dulu kurus, makan banyak tapi tetap kurus dibilang anak-anak saya cacingan," ceritanya.

Panggilan itu juga bisa mengacu pada julukan bintang NBA masa lalu, Dennis Rodman yang dikenal sebagai jago rebound. "Saya dulu juga bisanya cuma defense dan rebound saja," aku Cacing.

Dia kemudian berlatih keras meningkatkan kemampuan sehingga mampu pula menjadi pencetak angka. Tubuhnya mulai bisa membesar ketika bergabung dengan Satria Muda. "Tak tahu mengapa, mungkin karena latihan lebih berat dan saya jadi makan lebih banyak lagi," tuturnya sambil tersenyum.

Tubuh Cacing kemudian berkembang dengan bagus. Foto dirinya dengan badan six pack bahkan sempat menjadi sampul depan sebuah majalah pria. "Saya mulai rajin latihan membentuk otot tubuh setelah berkenalan dengan Ade Rai dan komunitas binaraga lainnya pada tahun 2003," kenangnya.

Dia juga makin menyadari bagaimana menjaga dan menguatkan otot-otot demi mempertahankan serta memperbaiki performa di lapangan bolabasket. Cacing makin menjadi big man yang susah untuk ditaklukkan. 

Cacing makin serius mendalami ilmu olah fisik. Dia memutuskan melanjutkan studi di Amerika Serikat sebagai personal trainer.

"Saya juga selalu mencoba menularkan ilmu-ilmu kepada para pemain yang saya latih, tetapi soal penerapan dan kesungguhan bergantung pada pribadi masing-masing," tegasnya.

Wahyu boleh dipanggil Cacing, namun di lapangan dia bermain bagai naga yang susah dikalahkan lawan. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww