Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
23 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
9 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Olimpiade 2020 Tokyo

Angin Hambat Laju Pasangan Riau Ega/Diananda

Angin Hambat Laju Pasangan Riau Ega/Diananda
Riau Ega/Diananda. (Dok. NOC Indonesia)
Sabtu, 24 Juli 2021 18:41 WIB
TOKYO – Langkah duet Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa di nomor beregu campuran terhenti setelah kalah dari Turki di babak perempatfinal yang berlangsung di Yumenoshima Final Field, Sabtu (24/7/2021).

Indonesia kalah 6-2 dari Turki yang mengandalkan duet Yasemin Anagoz dan Mete Gazoz dan memupus impian untuk meraih medali.

Ega dan Anis sempat tampil meyakinkan di set pertama dan kedua. Tapi, mereka mulai mengalami kesulitan di set ketiga dan keempat. Angin kembali menjadi faktor penghambat Tim Indonesia.

“Tadi kami sudah mencoba semaksimal mungkin untuk menentukan arah angin, dan pada saat menembak sempat tidak ada angin. Tapi saat sudah melepas anak panah, angin bertiup di tengah, sehingga arahnya belok. Kami mau memperbaiki sudah ketinggalan cukup jauh. Semoga bisa tampi lebih baik lagi di nomor berikutnya,” ujar Ega usai pertandingan.

Evaluasi juga datang dari pelatih Lilies Handayani. Peraih medali perak Olimpiade Seoul 1988 ini mengatakan sebenarnya mereka optimis dan para atlet sudah melihat arah angin.

“Tapi ternyata masih kurang detil. Angin yang sekarang berbeda dari tiupan angin kemarin. Sebelumnya angin bukan dari tengah, tapi di target dan sisi. Sekarang, angin di tengah sementara di target tidak ada angin. Jadi kita terkecoh. Saat membidik tidak ada angin di target, tapi saat lepas muncul angin di tengah,” kata Lilies menjelaskan.

Kegagalan di nomor beregu tidak membuat tim panahan putus asa. Anis masih akan turun di nomor perorangan, sementara Ega akan tampil di nomor perorangan dan beregu.

“Untuk individual saya tetap optimis. Setelah ini, kami akan berlatih lagi agar bisa memperkecil kesalahan di nomor berikutnya. Solusinya, kami harus lebih teliti melihat arah angin, tidak hanya di target, tapi juga di tengah, antara pepanah dan target,” ujarnya.

Anis akan mengawali babak pertama nomor perorangan melawan atet Denmark Maja Jager pada Kamis (29/7), sementara Ega menghadapi David Barnes (Australia) dan Bagas Prastyadi melawan atlet Australia Taylor Worth pada hari yang sama. Sebelumnya, Arif Dwi Pangestu akan menghadapi Florian Unruh dari Jerman pada Selasa (27/7/2021). ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww