Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Balai Kota
Olimpiade 2020 Tokyo

Kontingen Indonesia Diharapkan Penuhi Target Perbaiki Peringkat

Kontingen Indonesia Diharapkan Penuhi Target Perbaiki Peringkat
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 23 Juli 2021 23:12 WIB
JAKARTA - Kontingen Indonesia yang diperkuat 28 atlet dari 8 cabang oloahraga diharapkan mampu memenuhi target perbaikan peringkat prestasi Indonesia pada Olimpiade 2020 Tokyo yang digelar 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

"Mulai sekarang, saat ini dan kedepan targetnya Indonesia adalah perbaikan peringkat Indonesia di tingkat dunia," kata Menpora Zainudin Amali saat melakukan wawancara virtual bersama iNewsTV dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Jumat (23/7/2021).
Menurut Amali, target prestasi di Olimpiade itu sudah tertuang dalam Desain Besar Olahraga Nasional yang menyebutkan sasaran utama prestasi olahraga nasional adalah Olimpiade. SEA Games dan Asian Games adalah sasaran antara.

"Semua cabor yang sudah lolos kualifikasi itu kita harapkan bisa berkontribusi terhadap perbaikan peringkat. Di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 lalu itu peringkat Indonesia nomor 46. Ini yang harus kita perbaiki," tegas Amali.

"Dari hitung-hitugan pimpinan kontingen, Pak Rosan Roeslani sudah ada beberapa cabor misalnya, bulutangkis insyaallah kita pasti harapkan untuk maksimal sehingga menjadi kontributor untuk perbaikan peringkat Indonesia di level dunia, kemudian ada angkat besi, ada panahan dan cabang-cabang yang lainnya," lanjutnya.

Menurut Amali, terkadang cabor yang tidak terlalu di diharapkan justru mampu membuat kejutan dengan menorehkan prestasi untuk Indonesia. "Kita tidak tahu situasi disaat pertandingan, terkadang ada yang kita unggulkan kemudian hasilnya tidak sesuai, tetapi ada yang tidak diunggulkan bisa lebih dari dari harapan. Atletik misalnya kita punya Lalu Zohri tentu ada harapan di situ," ujarnya.

"Kita optimis lebih baik karena kita membuat target dengan terukur, tidak membuat target sendiri tapi kekuatan lawan tidak kita hitung. Selamat berjuang atlet Indonesia," kata Menpora Amali menambahkan.

Ke-28 atlet yang bertanding ke olimpiade bukan hanya bertanding atas nama diri sendiri saja, bukan nama keluarga, klub, atau cabornya tetapi bertanding atas nama lebih dari 260 juta rakyat Indonesia. Menpora Amali berharap mereka mampu berjuang dengan maksimal, fokus dan all out.

"Harapan rakyat 260 juta rakyat Indonesia ini harus mereka wujudkan dengan bertanding all out, maksimal, fokus tanpa memikirkan berbagai hal. Dan yang paling penting di tengah pandemi ini dia harus bisa menjaga kesehatannya," pesannya, ***

wwwwww