Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
2
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
24 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
3
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
13 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
4
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
5
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
13 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021

Dokter Tirta Serukan Pentingnya Prokes

Dokter Tirta Serukan Pentingnya Prokes
Dokter Tirta
Jum'at, 16 Juli 2021 21:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Protokol Kesehatan (prokes) menjadi salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola. Baik sebelum, selama, dan sesudah pertandingan, prokes wajib diterapkan secara ketat dan disiplin.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memahami betul hal tersebut. Karena itu, jauh hari sebelum kompetisi Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021 digulirkan, PT LIB mewajibkan semua klub untuk patuh dan disiplin dalam menjalankan prokes.

Secara kebetulan, bagi klub Liga 1 yang berlaga di Piala Menpora 2021 lalu, sudah berpengalaman dalam penerapan prokes secara ketat. Ketika masih di penginapan, tempat latihan, sampai dengan selesai pertandingan, semua yang terlibat dalam satu pertandingan, telah menerapkan prokes yang ketat.

Baik pemain, pelatih, ofisial klub, perangkat pertandingan, sampai dengan local organizing committee (LOC) wajib untuk menjalani tes swab antigen. Bahkan, ketika itu, sebagian besar juga telah mengikuti program vaksinasi.

Influencer Covid-19, dr. Tirta Mandira Hudhi mendukung penuh penerapan prokes yang ketat di penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia. Baik itu di Liga 1 2021/2022 atau Liga 2 2021.

“Sepak bola sudah jadi hiburan buat warga. Saat ini  yang penting patuh aturan, vaksinasi dan swab. Suporter juga harus patuh terhadap imbauan pemerintah. Cukup dukung dari rumah, jangan menggelar nonton bareng atau berkerumun,” ucap dr. Tirta, Jumat (16/7).

Terkait penerapan prokes di kompetisi, Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno menegaskan semua akan diterapkan secara ketat. Bahkan, sebelum kompetisi digulirkan, PT LIB akan mengadakan workshop khusus terkait penerapan prokes.

“Beberapa bulan yang lalu kami mengadakan workshop terkait penerapan prokes. Namun untuk lebih memaksimalkan lagi, kami akan mengadakan workshop yang sama. Lebih dari itu, kami juga membentuk satgas khusus untuk memantau pelaksanaan penerapan prokes di kompetisi Liga 1 dan Liga 2,” terang Sudjarno. ***

wwwwww