Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
16 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
17 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
14 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
17 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
3 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
29 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Eva Yuliana Minta Masyarakat dan Semua Elemen Mendukung Penuh Pemberlakuan PPKM Darurat

Eva Yuliana Minta Masyarakat dan Semua Elemen Mendukung Penuh Pemberlakuan PPKM Darurat
Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana. (Foto: Istimewa)
Senin, 12 Juli 2021 08:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat harus didukung penuh. Pasalnya, Pemerintah dengan segala upaya dan sumberdaya yang ada mencoba mencegah dan memutus rantai penularan covid-19 di Indonesia.

Demikian diungkapkan Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (12/07/2021).

"Penekanan angka covid-19 juga memerlukan kesadaran masyarakat untuk membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan," katanya....

Eva menyebut penerapan PPKM darurat direspons dengan berbagai cara di wilayah kabupaten dan kota. Salah satunya, menutup sejumlah jalan protokol, untuk membatasi gerak masyarakat.

Namun, kata dia, penutupan jalan ini justru membuat masalah baru. Sebab, sejumlah ruas jalan yang menjadi alternatif bagi masyarakat di luar jalur utama menjadi padat. "Hal ini justru membuat kepadatan baru dan harus menjadi bahan kajian lalu lintas," ucap dia.

Eva meminta jalur-jalur alternatif yang menjadi pusat kerumunan mendapatkan perhatian lebih. Jangan sampai masyarakat yang terpaksa melewati jalur alternatif justru menjadi klaster penularan baru.

"Meski idealnya penutupan jalan bertujuan agar masyarakat di rumah saja, tapi pada kenyataannya masih banyak pengguna jalan (kendaraan) yang beraktivitas pada sektor pelayanan, pada kantor pemerintah maupun swasta sehingga kepadatan lalu lintas terjadi di ruas jalan yang tidak ditutup," kata dia.

Menurut dia, penempatan petugas seharusnya tidak hanya pada jalan yang ditutup, tetapi juga di sekitar jalan yang menjadi alternatif. Petugas harus hadir untuk mengurai kepadatan lalu lintas masyarakat yang masih harus tetap beraktivitas di masa pandemi.

"Saya minta kepada semua Polres dan Dishub untuk mengurai jika terjadi kerumunan atau kepadatan arus lalu lintas di beberapa titik saat penutupan jalan protokol," kata dia.***

wwwwww