Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
16 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
19 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
5 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

dr Louis Ditangkap Diduga Soal 'Kematian Covid-19 Akibat Interaksi Obat'

dr Louis Ditangkap Diduga Soal Kematian Covid-19 Akibat Interaksi Obat
Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. (Foto: Istimewa)
Senin, 12 Juli 2021 13:47 WIB
JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap dr Louis terkait pernyataan kontroversialnya soal COVID-19 dan kematian. Informasi yang dihimpun, Louis ditangkap pada Minggu (11/7/2021).

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan membenarkan kabar tersebut.

"Benar," kata Ahmad kepada kumparan, Senin (12/7).

Ahmad menyebut, penangkapan oleh Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.00 WIB. "Nanti lengkapnya rilis saja supaya tidak satu-satu," ujar Ahmad.

dr Louis Owen jadi perbincangan atas sejumlah pernyataannya yang kontroversi terkait COVID-19. Dia lalu dipanggil IDI atas penyataan ‘Kematian COVID akibat interaksi obat’.

Dokter anti aging ini kemudian menyebut ‘COVID bukan virus’. Bahkan, ia juga menyematkan pernyataan COVID-19 bukan virus corona pada akun Twitternya, @LsOwien.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Kesehatan, Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww