Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gara-gara Dana CSR, Dua Anggota DPRD dari PDIP dan PKPI Adu Jotos

Gara-gara Dana CSR, Dua Anggota DPRD dari PDIP dan PKPI Adu Jotos
Jum'at, 09 Juli 2021 16:42 WIB
JAKARTA - Dua anggota DPRD Labuhanbatu Selatan (Labusel) dari PDIP dan PKPI terlibat adu jotos saat rapat dengar pendapat pembahasan dana CSR perusahaan.

Peristiwa memalukan itu terjadi di ruang rapat badan anggaran DPRD Labusel, Kotapinang, Kamis (8/7/2021).

Awalnya, rapat dengar pendapat yang dimulai sekira pukul 11.00 WIB itu berjalan lancar dan kondusif. Rapat tersebut digelar atas respons legislatif tentang tranparansi penggunaan dana CSR oleh wadah organisasi kepemudaan (OKP) di Labusel.

Secara bergantian perwakilan perusahaan memaparkan kontribusi dan penyaluran dana CSR secara kolektif kepada masyarakat. Seperti penyaluran CSR sebanyak Rp134 juta di tahun 2019, 2020 dan 2021.

Kemudian, anggota DPRD dari fraksi PKPI Arwi Winata menginterupsi dan mempertanyakan serapan dan penyaluran dana tersebut. Dia bertanya apakah ada melibatkan anggota DPRD Labusel atau tidak.

Oleh anggota DPRD dari fraksi PDIP Zainal Harahap, interupsi Arwi Winata dianggap sebagai intervensi terhadap kebijakan sejumlah perusahaan. Menurut Zainal, perusahaan sudah melakukan tanggung jawabnya dan pembahasan CSR tahun sebelumnya sudah selesai tak perlu dipertanyakan.

Lalu, Arwi Winata sambil menggeprak meja kembali interupsi dan mempertanyakan transparansi penyaluran CSR yang diminta OKP.

Merespons interupsi tersebut, Zainal yang terpancing emosinya sontak membanting buku dan mengajak adu jotos Arwi Winata.

Terkait kejadian itu, Arwi Winata pada Kamis (8/7) malam mengatakan tidak ada keributan yang terjadi saat pembahasan dana CSR. Dia juga membantah yang menuding dirinya sebagai pemicu keributan.

Sementara itu, Zainal Harahap belum memberikan klarifikasi terkait keributan yang terjadi saat pembahasan dana CSR.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww