Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
21 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
18 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
7 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Jadi Mualaf, Ini Alasan Bocah Kelas 3 SD di Riau Masuk Islam

Jadi Mualaf, Ini Alasan Bocah Kelas 3 SD di Riau Masuk Islam
Bocah SD bernama Gabriel Rekardo Simarmata resmi masuk Islam di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Jumat (2/7/2021). [Foto Riauonline]
Jum'at, 02 Juli 2021 23:03 WIB
PEKANBARU - Hidayah Islam menghampiri soerang anak berusia 9 tahun bernama Gabriel. Ia memutuskan menjadi mualaf menyatakan syahadat di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Jumat (2/7/2021).

Bocah bernama lengkap Gabriel Rekardo Simarmata didampingi ibu angkatnya saat membaca syahadat dibimbing oleh Pengurus Mualaf Center Annur, Ir H Rubianto.

Bocah laki-laki kelahiran 2012 tersebut memakai baju muslim biru dan peci hitam terlihat lancar membaca syahadat.

Gabriel kemudian mengungkapkan alasannya masuk Islam. "Alasan masuk Islam karena kedua orangtua sudah lebih dulu masuk Islam, dan teman-teman Gabriel juga banyak yang Islam," ucap Gabriel dilansir dari Suara.com, Jumat (2/7/2021).

Gabriel yang saat ini hidup bersama ibu angkat dan ayah kandung tinggal jauh di daerah Rimbo Panjang, Kampar.

Saat ini, dia telah menginjak bangku sekolah dasar kelas III. Gabriel sebelumnya sekolah di Medan, Sumatera Utara dan sekarang ingin masuk sekolah di Pekanbaru.

"Gabriel mau masuk sekolah Islam di sini, dan Gabriel juga ingin masuk Islam karena kawan Gabriel banyak yang Islam baik semua," tuturnya.

Gabriel pun mengucapkan kalimat syahadat dengan lancar. Usai membaca syahadat, Ir Rubianto meminta ibu angkatnya, Wati untuk tetap membimbing anaknya mempelajari ilmu pengetahuan Islam. "Tetap selalu dibimbing dan belajar tentang Islam," ucap Rubianto.

Sebelum pulang, Gabriel mendapat bingkisan dari Pengurus Mualaf Center An-Nur berupa, Sajadah, Alquran dan buku tuntunan salat lengkap.

Diketahui, pada Jumat siang itu, Mualaf Center Annur mengislamkan dua orang pria. Satunya pria dewasa dan satunya lagi adalah Gabriel.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Kabar Bertuah
wwwwww