Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
15 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
22 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

PAN Desak Kemenkes Tindak Tegas Rumah Sakit yang Tawarkan Paket Isolasi Mandiri

PAN Desak Kemenkes Tindak Tegas Rumah Sakit yang Tawarkan Paket Isolasi Mandiri
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (foto: istimewa)
Minggu, 27 Juni 2021 15:57 WIB
JAKARTA - Biaya pengobatan atau perawatan mereka yang terpapar Covid-19 ditanggung oleh negara. Hal itu sebagaimana Keputusan Menteri Kesehatan 413/2020.

Begitu tegas anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menanggapi kabar yang menyebutkan rumah sakit swasta beramai-ramai menawarkan harga paket isolasi mandiri.

Saleh menerangkan bahwa siapapun yang mengalami Covid-19 tentu dirawat dan ditanggung oleh negara di rumah sakit manapun mereka dirawat, baik itu rumah sakit pemerintah atau rumah sakit swasta.

Artinya, jika ada rumah sakit yang berniat menarik bayaran dari para pasien, maka itu perlu diingatkan lagi mengenai Keputusan Menteri Kesehatan 413/2020.

"Kenapa? Karena kita khawatirkan penanganan Covid-19 malah berujung pada komersialisasi dan kalau sudah komersialisasi kasihan mereka yang tidak memiliki uang. Jadi nanti ujung-ujungnya hanya orang yang punya uang yang akan ditangani dengan baik," ujar Ketua Fraksi PAN itu kepada wartawan, Minggu (27/6).

Kemenkes harus segera mengusut kasus ini. Jika memang ada rumah sakit yang memungut bayaran, maka perlu diberi tindakan tegas.

Apalagi sudah ada anggaran besar dari Kemenkes untuk menanggung perawatan dan pengobatan para pasien Covid-19 di tanah air.

"Perlu ada komitmen tegas dari pemerintah terkait dengan penggratisan biaya mereka yang berobat," ucapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kesehatan, Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww